Matangkan Kesiapan Tim Satgas Karhutla, Korem 102/Pjg Kembali Laksanakan Latihan

MENARAnews Palangka Raya (Kalteng) – Dampak kerugian yang ditimbulkan akibat bencana alam kabut asap yang disebabkan adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sangat besar dirasakan oleh masyarakat Kalteng. Akibat bencana kabut asap yang terjadi di Tahun 2015 lalu banyak dampak kerugian yang ditimbulkan seperti kesehatan, kegiatan pendidikan lumpuh, perekonomian melemah dan masih banyak kerugian lainnya.

Jajaran Korem 102 Panju Panjung Kalimantan Tengah berkomitmen dan terus melakukan upaya, agar di tahun 2017 ini tidak ada lagi insiden atau bencana kabut asap seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, perlu adanya kewaspadaan sedini mungkin dari berbagai pihak khususnya yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Kalteng 2017.

Danrem 102/Pjg Kolonel. Arm. M. Naudi Nurdika pada kegiatan Briefing Pembukaan dan Apel Kesiapan Latihan Penanggulangan Bencana Alam Korem 102/Pjg Tahun 2017 yang dilaksanakan di Makorem Jl. Imam Bonjol Kota Palangka Raya menyampaikan, semestinya pelaksanaan dilakukan bagi Jajaran Korem saja.

“Namun demikian, kegiatan ini kita coba gabungkan dengan personil yang terkait dengan Satgas Karhutla di Provinsi Kalteng. Kita hendak lebih siap siaga dalam upaya penanggulangan Karhutla. Personil Satgas harus bisa meningkatkan kemampuan dan menyiapkan diri dalam menghadapi tugas tanggap segera khusus menangani bencana yang terjadi,” jelas Naudi Nurdika.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan tersebut tidak hanya diikuti jajaran Korem 102/Pjg saja, akan tetapi juga melibatkan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng, BPBD Kalteng, BMKG Kalteng, PPI, Satpol PP, Para Kasi Korem, Dandim Palangka Raya, Unit 631 Antang, Komandan Maggala Agni dan Instansi atau Lembaga terkait dengan ratusan personil gabungan yang sudah dipersiapkan mengikuti pelatihan.

Pada kegiatan pelatihan penanggulangan bencana alam selama 4 hari ke depan itu, Naudi menjelaskan, penanganan Karhutla hendaknya dilakukan secara terpadu dan koordinasi serta terencana dengan baik baik itu bersama TNI, Polri, Instansi terkait, Badan atau Lembaga lainnya. Selain itu, sinergitas yang kuat juga perlu dibentuk dengan seluruh elemen masyarakat Kalteng yang ada.

“Dengan adanya pelatihan ini, sasaran kedepannya bagaimana personil yang ada mampu memahami serta melaksanakan kegiatan dalam perencanaan operasi di lapangan, dan juga memahami serta mampu mengambil keputusan dan pengendalian operasi dan mampu memahami serta berkoordinasi dengan Instansi terkait. Serta mampu memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada,” paparnya menambahkan.

Dirinya juga menginformasikan, kegiatan briefing pelatihan yang dilaksanakan tersebut adalah tindak lanjut dari kegiatan pelatihan Posko I yang dilakukan beberapa hari sebelumnya. Dan terakhir nanti akan dilaksanakan pelatihan simulasi penggunaan perlengkapan khususnya dalam penanggulangan bencana alam Karhutla di lapangan.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...