Mahasiswa Palangka Raya Nayatakan Dekalrasi Cinta NKRI, Anti Radikalisme dan Intoleransi

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Guna memberikan kesadaran pentingnya cinta NKRI, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Palangka Raya bekerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng menggelar kegiatan Deklarasi Anti Radikalisme, Intolerasi, dan Cinta NKRI yang dilaksanakan di Monumen Tugu Soekarno, Jl. S. Parman Kota Palangka Raya, Jum’at (16/06).

Berdasarkan pantauan menaranews.com di lapang, kegiatan tersebut diikuti ratusan generasi muda penerus bangsa yang juga merupakan mahasiswa dari berbagai universitas yang ada di Palangka Raya. Turut hadir Perwakilan Pemerintah Provinsi Kalteng, Jajaran Polda Kalteng, dan beberapa tokoh akademisi.

Kapolda Kalteng, Brigjen. Pol. Nanang Revandoko dalam sambutan yang dibacakan Kapolres Palangka Raya, AKBP. Lili Warli menyampaikan, Deklarasi Anti Radikalisme, Intoleransi dan Cinta NKRI merupakan momentum pewarisan nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme bagi generasi muda guna menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI.

“Seperti Sambutan dari Bapak Kapolda Kalteng yang saya bacakan tadi, salah satu ancaman radikalisme adalah dari kalangan anak muda. Maka kesempatan kali ini guna meningkatkan daya imun serta pengetahuan dan wawasan tersebut di kalangan muda khususnya, sehingga ketika ada ancaman radikalisme dapat dicegah dan tidak mudah terpengaruh,” jelas Lili Warli.

Oleh sebab itu, kegiatan-kegiatan yang melibatkan langsung generasi mudah terutama mahasiswa lanjutnya, perlu ditumbuhkan dan ditanam secara terus menerus. Bahkan diharapkan mampu menunjukkan kepada daerah lain bahwa Kalimantan Tengah mampu menjaga toleransi dengan baik.

Dirinya selalu menghimbau kepada masyarakat, agar selalu peka terhadap segala ancaman, baik yang datangnya dari luar maupun dari dalam. khusus dari luar, kita harus waspada akan bahaya terorisme, oleh karena itu sangat penting bagi masyarakat untuk memperkuat lagi rasa persatuan dan kesatuan.

“Jika rasa persatuan dan kesatuan serta memperkuat kembali semangat kebangsaan dan nasionalisme kepada seluruh masyarakat baik itu generasi muda dan sebagainya yang melekat dari dalam diri masing-masing, saya yakin sekali ancaman baik itu radikalisme dan sebagainya tidak akan mampu,” ujarnya menambahkan.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalteng AKBP. Pambudi Rahayu, terlaksananya kegiatan ini tidak lain tidak bukan bertujuan untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan terhadap ancaman radikalisme, intoleransi serta meningkatkan rasa cinta terhadap NKRI.

“Bapak Kapolda Kalteng memerintahkan kita untuk merangkul mahasiswa yang ada di Palangka Raya khususnya. Karena mereka ini adalah generasi Bangsa Indonesia dan penerus Bangsa yang akan melanjutkan roda pemerintah kedepannya,” jelas Pambudi Rahayu menambahkan.

Di samping itu lanjutnya lagi, Tentu dengan menanamkan anti Radikalisme, Intoleransi serta wawasan kebangsaan terhadap generasi muda, diharapkan ke depan mereka ini mampu menangkal adanya segala bentuk ancaman yang mengarah kepada rapuhnya keutuhan NKRI.

Disisi lain, Diano Permana salah satu Mahasiswa dari Fisip UPR yang juga merupakan ketua Panitia pelaksana kegiatan ketika diwawancarai menyampaikan, dirinya mewakili seluruh mahasiswa yang ada akan bertekat bulat dan memegang teguh pada empat Pilar Kebangsaan.

“Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman berbangsa dan bernegara. Kegiatan ini diharapkan kepada seluruh mahasiswa bisa menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme dalam diri masing-masing serta rasa cinta terhadap tanah air,” tutupnya.(arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...