Ketersediaan Bahan Pokok di Kalteng Sampai Dengan H+7 Lebaran Aman

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian dibantu dengan beberapa instansi terkait lainnya seperti Bolog Kalteng, Bank Indonesia Perwakilan Kalteng, BPOM Palangka Raya, dan Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng terus melakukan upaya penekanan tehahadap harga kebutuhan dan ketersediaan bahan pokok sejak awal bulan sampai dengan menjelang lebaran Idul Fitri 2017.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng Katma F. Dirun menyampaikan,Ttim Satgas yang sudah dibentuk oleh Pemerintah Provinsi akan terus aktif memantau perkembangan harga, ketersediaan pasokan, serta mengawasi produk-produk yang dijual di pasaran.

“Semua aktifitas ini tidak hanya dilakukan di provinsi saja, tapi bersinergi dengan Kabupaten dan Kota yang ada dalam bentuk koordinasi dan laporan terhadap perkembangan seperti harga, ketersedian pasokan dan pengawasan terhadap produk makanan yang dijual,” jelas Katma F. Dirun, Selasa (20/06) di Palangka Raya.

Dia juga menginformasikan, sampai dengan saat ini perkembangan harga secara keseluruhan relatif normal dan stabil. Tentu hal ini tidak lepas dari perjuangan Tim Satgas yang sudah berupaya dan turut membantu untuk mengendalikan harga agar tetap aman, dan dapat dijangkau oleh daya beli masyarakat.

Kendati nantinya ada situasi di lapangan sempat terjadi kenaikan harga yang begitu signifikan, maka Tim Satgas akan langsung melakukan intervensi pasar melalui bahan-bahan kebutuhan pokok yang sudah tersedia di Bulog.

“Dari semua stok yang ada, Insyaallah sampai dengan H+7 pasca lebaran, semua bahan pokok untuk masyarakat Kalimantan Tengah aman, dan tidak ada yang rawan. Untuk beras aman, daging sapi daging ayam ras aman, bawang merah dan putih aman. Dan kita bersyukur harga bawang putih di bawah harga Pemerintah Rp.30.000, yakni Rp.25.000 di tingkat distributor,” tutupnya.(arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...