Kapolda Kalteng : Kebhinnekaan Jadikan Bangsa Semakin Kuat

Tetap Jaga Kerukunan Umat Beragama

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat pemeluk agama yang ada, baik Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha dan sebagainya untuk tidak langsung menyikapi isu-isu dan berita hoax yang dapat memecah belah persatuan dan intoleran.

Hal ini disampaikan oleh Kapolda Kalteng, Brigjen. Pol. Anang Revandoko usai pelaksanaan kegiatan ibadah masyarakat di Gereja Katholik Katedral Santa Maria Palangka Raya Jl. Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, Minggu (11/06), dalam rangka memberikan arahan tentang Kebhinnekaan.

Anang Revandoko saat diwawancarai awak media menyampaikan, masyarakat Kalimantan Tengah sangat menjunjung tinggi filosofi “Huma Betang.” Bahkan dirinya memberikan masukan, belajar tentang Kebhinnekaan dan persatuan dapat belajar dengan masyarakat di Kalimantan Tengah.

“Kalimantan Tengah Bumi Pancasila diharapkan dapat mempererat rasa kebersamaan dan saling menghormati sesama pemeluk agama yang ada. “Huma Betang” sangat luar biasa sekali, dengan adanya kebersamaan dan Kebhinnekaan yang ada bukan menjadikan bangsa semakin lemah, akan tetapi malah menjadi bangsa semakin kuat,” jelasnya.

Sejauh ini, toleransi yang ada di wilayah Kalimantan Tengah sendiri sangat luar biasa. Pihaknya juga tak henti-hentinya menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita yang belum tentu kebenarannya.

Bahkan Kepolisian sangat membuka ruang sebesar-besarnya kepada masyarakat untuk berbagi informasi serta masukan khususnya dalam menyikapi isu-isu yang terjadi saat ini dengan tujuan agar menjadikan Bangsa Indonesia semakin kuat lagi.

Kegiatan yang dilakukan oleh aparat Kepolisian tersebut, tentunya mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Palangka Raya, salah satunya tokoh adat Khatolik, Pastur Gatot misalnya, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kepolisian yang telah melaksanakan kegiatan tersebut.

“Saya sebagai tokoh umat agama Khatolik sangat menghimbau kepada seluruh umat kami sendiri untuk senantiasa menjaga toleransi antar umat beragama. Setiap hari kami melaksanakan pertemuan-pertemuan semacam penyuluhan (tetang toleransi. red),” jelas Gatoto.

Bagaimanapun juga ujarnya kembali, masyarakat pada umumnya juga jangan mudah tersulut dan terpancing dengan isu-isu yang belum tentu kebenarannya, khususnya di media sosial yang sering kali memecah belah dan berpotensi membahayakan kehidupan bersama.

Dia juga menginginkan agar kegiatan-kegiatan seperti saat ini tidak hanya dilakukan ketika ada situasi-situasi tertentu saja, akan tetapi diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan, sehingga kebersamaan dalam keberagaman tetap kokoh.(arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...