Kanwil Agama Provinsi Bali Menggiatkan Sekolah-Sekolah untuk Paham 36 Butir Pancasila

MENARAnews, Bali (Kota Denpasar) – Upaya pencegahan sikap intoleran yang dapat muncul di sekolah-sekolah pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Agama Provinsi Bali mengundang guru-guru Aparatur Sipil Negara untuk mempertanyakan sejauh mana wawasan kebangsaan, termasuk pemahaman terhadap Pancasila dan toleransi terhadap lingkungan sekitarnya yang heterogen. Hal tersebut yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Agama Provinsi Bali, Arjiman di Denpasar, Kamis (21/6/2017).

“Menghimbau kepada semua guru-guru yang ada agar lebih memahami 36 butir-butir Pancasila dan mengajarkannya kepada para siswa dengan menyisipkan dalam setiap mata pelajaran yang ada, tujuannya agar siswa bisa lebih memahami dan saling menghargai,” ujar Arjiman.

Selain itu, pihaknya juga mengumpulkan para Kyai atau Pimpinan di Pondok Pesantren (Ponpes) untuk memberikan pemahaman kebangsaan agar mencintai bangsa dan tanah airnya, termasuk membenahi kurikulum di Ponpes masing-masing. Sedangkan untuk sekolah madrasah dihimbau untuk memahami 36 butir – butir Pancasila dengan menyisipkannya dalam pelajaran apapun.

“Himbauan dari Dirjen Pendidikan agar setiap ponpes yang ada melakukan standarisasi kurikulum sesuai dengan yang ditetapkan oleh Dirjen Pendidikan yang ditargetkan tahun ini selesai. Hal tersebut atas pertimbangan bahwa selama ini ponpes bahan ajar yang diberikan berbeda-beda dan kebanyakan sesuai dengan keinginan pemimpin di ponpes tersebut, sehingga beresiko apabila disusupi paham radikal,” jelas Arjiman.

Kanwil Agama Provinsi Bali tidak lepas melakukan pengawasan seluruh sekolah di Bali dimana dalam setahun melakukan pengawasan di setiap sekolah, ponpes, madrasah dengan mengunjungi langsung 2 hingga 4 kali dalam setahun.

Arjiman mempunyai harapan besar agar siswa maupun guru di masing-masing sekolah yang ada dapat mencintai bangsanya sendiri karena bangsa tersebut akan besar apabila kita dapat memahami perbedaan yang ada dan dapat menjalankan ibadah dengan baik namun dapat saling menghargai satu dengan yang lain. (NN)

Editor : N. Arditya

Comments
Loading...