Kakek Ini Pertanyakan Bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Masri, kakek berusia 68 tahun warga Desa Lungku Layang, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas ini, mempertanyakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diberikan pemerintah kepadanya. Karena, sejak memegang kartu itu ia mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan.

Kalau pun ada ada bantuan, yang diterimanya hanya beras miskin (Raskin), dan itu pun jumlah yang diterima tidak sesuai. “Satu tahun saya cuma dapat Raskin empat kilogram,” katanya saat bertandang ke Kantor PWI Perwakilan Kabupaten Kapuas, Kamis (8/6/2017).

Menurut Masri, ia memegang kartu KKS sejak tahun 2015 dan kartu itu diantarkan langsung oleh kepala desa ke rumahnya. Namun yang ia pertanyakan kartu itu untuk apa ? “Ya untuk apa, tidak ada juga bantuan untuk saya, dapat Raskin juga tidak sesuai, itu namanya sama saja tidak dapat,” keluhnya.

Kakek yang tergolong warga miskin ini juga mengaku telah berupaya mendatangi sejumlah instansi pemerintahan baik di Kapuas maupun di Palangka Raya, untuk menanyakan bantuan apa saja yang ia dapatkan sebagai pemegang kartu KKS tersebut. Salah satunya bantuan uang Rp sebesar Rp 200 ribu perbulan.

“Informasinyakan untuk masyarakat pemegang kartu ini (KKS) mendapatkan bantuan dari pemerintah sebesar Rp 200 ribu perbulan, tapi mana bantuan itu, sampai sekarang saya tidak pernah terima. Jadi, itu yang saya tanyakan kemana-mana, tapi jawabannya selalu tidak memuaskan,” ujar Masri.

Ia berharap, pemerintah dapat merealisasikan program bantuan yang masuk dalam kartu keluarga sejahtera tersebut kepadanya, karena dirinya pertama adalah memang merupakan warga miskin, kedua Lansia dan ketiga sakit-sakitan.

“Saya tidak bekerja, karena Januari tadi saya habis dioperasi bedah penyakit hernia. Jadi, dokter melarang saya untuk bekerja, dan sampai sekarang saya pun juga kontrol penyakit jantung,” tutur Masri yang mengaku miskin akibat adanya pengusuran tanah penyedotan tambang emas dilingkungan tempat tinggalnya. (irf)            

Editor: Hidayat

Comments
Loading...