Jelang Lebaran, Walikota Sidak Pasar Aur Dan Terminal Tipe A Bukittinggi

MENARAnews, Bukittinggi (Sumatera Barat) – Dalam rangka mentertibkan dan menampung aspirasi pedagang menjelang lebaran 1438 H, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias melakukan sidak yang dilaksanakan di dua tempat yaitu, kawasan pasar Simpang Aur dan Terminal Tipe A Bukittinggi, Sabtu siang (17/6/2017).

Tujuan sidak ini adalah untuk melakukan peninjauan sehubungan dengan kondisi pedagang yang berada di dalam Pasar menjelang Lebaran nanti. Dalam sidak tersebut Walikota didampingi langsung oleh Wawako Irwandi beserta rombongan juga terlihat berinteraksi dengan pedagang.

Melalui Kabag Humas Yulman yang ditemui di Rumah Dinas Walikota menjelaskan, bahwa beberapa pedagangan menyalurkan aspirasinya tentang fasilitas yang terdapat di pasar Simpang Aur. Pedagang mengeluhkan kurangnya aliran listrik untuk lokasi Pasar yang ada di Blok J itu. Kesehariaanya, para pedagang di tempat itu mulai berdatangan sebelum subuh, dan dalam kondisi maaih gelap. Oleh karena masalah tersebut, pedagang berharap Pemkot memeberikan aliran listrik untuk kawasan tersebut. Supaya pedagang yang datang sebelum subuh itu tidak kesulitan untuk membuka dagangannya akibat gelap.

Yulman melanjutkan, terdapat juga keluhan pedagang yaitu adanya genteng yang bocor di Blok J lantai 2 Pasar Simpang Aur.

“Permintaan pedagang tersebut akan ditindak lanjuti secepat mungkin oleh Walikota bersama Wawako saat kunjungan siang itu. Agar pedagang yang datang lebih awal bisa berjualan dengan aman dan nyaman jika lokasi itu sudah diperbaiki,” kata Yulman.

Sementara itu, Yulman menambahkan sebelumnya pedagang yang telah ditertibkan di Jalan Auri saat ini telah menempati tempat yang telah disediakan atau yang ditentukan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi. Bahkan, kebanyakan dari pedagang itu juga telah banyak dikunjungi pembeli.

“Namun, masih ada lagi pedagang yang berjualan di tangga sedangkan pedagang lain sudah tertib dan ikut terhadap pemko Bukittinggi,” ujar Kabag Humas Yulman.

Ketika melaksanakan Sidak ke dalam Kawasan Terminal, rombongan Wako dan Wawako menemukan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih berjualan di bantalan tempat penumpang menunggu angkutan umum.

“Melihat Kondisi tersebut, Walikota memerintahkan  UPT Terminal untuk menertibkannya. Karena, tempat itu bukan untuk pedagang, melainkan untuk penumpang yang “ngetem” menunggu angkutan yang akan membawa mereka,” tukas Yulman, seusai kegiatan buka bersama di Rumah Walikota Belakang Balok Bukittinggi. (AD)

Comments
Loading...