Ini Bukti Masyarakat Kalteng Junjung Tinggi Toleransi Umat Beragama

TNI Dan Tokoh Lintas Agama Laksanakan Buka Bersama

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kalimantan Tengah dengan semboyan Bumi Tambun Bungai Bumi Pancasila memiliki sejarah cukup kuat, khususnya pada tingkat kerukunan serta kebersamaan dalam bingkai toleransi antara sesama umat beragama. Bahkan bukti nyata sampai dengan saat ini, tempat-tempat ibadah terbangun secara berdampingan.

Toleransi yang dibangun sejak dulu sampai dengan sekarang tetap terjaga dengan baik. Guna lebih mempererat kembali tali persaudaraan antar warga Indonesia yang berbagai macam suku, agama, ras dan golongan.

Untuk mempertahankan dan mempertebal rasa toleransi dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika, tokoh lintas agama bersama Korem 102/Paju Panjung menggagas kegiatan buka bersama lintas agama baik itu islam, kristen, katolik, hindu, buddha dan kepercayaan lainnya, Rabu (14/06) di Palangka Raya.

Atas kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dan mendapat apresiasi dari beberapa elemen masyarakat, serta tokoh agama. Ketua PPH Majelis Resort Jemaat GKE Bukit Hindu Gereja Efrata Pendeta Gudmar Untung misalnya, mengatakan bahwa atas nama umat Kristiani menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kita sangat berharap, dengan kegiatan yang dilakukan seperti ini dapat mempererat tali silaturrahmi sebagai anak bangsa untuk kehidupan yang lebih baik lagi kedepannya. Ini merupakan kegiatan pertama kali dilaksanakan di Kota Palangka Raya,” jelas Pendeta Gudmar Untung saat menghadiri acara tersebut.

Dia juga berkeinginan kembali, kegiatan ini juga tidak hanya dilakukan pada hari ini saja, akan tetapi dapat dilakukan secara terus menerus. Kegiatan kebersamaan seperti ini dapat dilakukan setiap bulannya guna menciptakan suasana kerukunan beragama lebih baik lagi.

Ustadz Tajudin yang juga merupakan salah satu tokoh lintas agama dan juga pengurus Mesjid Nurul Iman juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas gagasan kegiatan yang dilaksanakan oleh Korem 102/Panju Panjung.

“Hidup manusia memang penuh perbedaan, tapi dengan perbedaan itu jangan membuat kita jadi bercerai berai. Saya berharap acara seperti ini diteruskan, minimal setahun sekali, kalau bisa sebulan sekali untuk kerukunan dan keakraban,” papar Ustadz Tajudin.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Martin Lujen selaku tokoh Masyarakat yang juga mewakili seluruh warga Bukit Hindu Kota Palangka Raya. Menurutnya momentum yang terjadi pada Hari rabu 14 Juni 2017 ini merupakan sejarah baru bagi masyarakat Kota Palangka Raya dan Kalteng, di mana seluruh umat beragama bersama-sama mengikuti kegiatan buka puasa.

“Ini sangat luar biasa, bahkan sebelumnya tidak pernah terjadi yang seperti ini. Tentunya kita selaku pemeluk agama berkeinginan dengan kegiatan seperti ini dapat lebih mempererat kebersamaan serta silaturahmi atas pemeluk agama dan sebagai anak Bangsa” papar Marti Lujen.

Kapolres Palangka Raya, AKBP. Lili Warli dalam sambutannya menyampaikan, kita sebagai umat beragama patut bersyukur atas terselenggaranya buka bersama lintas umat beragama ini. Menurutnya hal ini sangat luar biasa. tentunya dirinya mengucapkan terima kasih yang sebesarnya dan apresiasi setinggi-tingginya kepada penyelenggara yang telah melaksanakan kegiatan Ini.

“Ini merupakan kembanggaan tersendiri, kita tentunya tidak menghendaki adanya perpecahan. Kebersamaan adalah suatu keharusan yang selalu dipupuk dan perlu dipertahankan,” jelas Lili Warli.

Menanggapi kegiatan yang dilaksanakan, Danrem 102/Panju Panjung Kolonel. Arm. M. Naudi Nurdika melalui Dandim 1016 Palangka Raya, Letkol. Inf. Alfius Navirinda mengatakan, sebenarnya tujuan dari kegiatan tersebut untuk menyuarakan kepada daerah yang lain bahwa masyarakat Kalteng memiliki toleransi yang sangat tinggi.

“Ini merupakan contoh di mana Gereja dan Masjid lokasinya dibangun berdampingan, selain itu kegiatan-kegiatan pemudanya pun dilaksanakan secara bersama-sama tanpa melihat perbedaan suku, agama, ras dan golongan. Kembali kita menyuarakan, toleransi sudah merupakan budaya kita yang kita jaga, kita pelihara dan kita lestarikan,” tutupnya.(arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...