Ikut Berkompetisi Sebagai Calon Walikota Palangka Raya, Jhon Krisli Lakukan Sosialisasi

Rangkul Mariyono Sebagai Calon Wakil Walikota

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Dengan maksud menjalin silaturrahmi dengan sejumlah tokoh agama, masyarakat, pemuda dan sebagainya serta beberapa elemen masyarakat yang ada di Kota Palangka Raya. Jhon Krisli mengadakan buka bersama di salah satu hotel di Palangka Raya, Selasa (13/06).

Salah satu Balon yang nantinya ikut berkompetisi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kota Palangka Raya tahun 2018 ini menyampaikan, dirinya berkeinginan untuk mengabdi kepada Daerah kelahirannya.

“Saya meninggalkan Kota Palangka Raya ini sudah 17 tahun sejak tahun 2000 sampai dengan sekarang ini. Selama ini saya menjabat sebagai Anggota DPRD di Kabupaten Kotawaringin Timur. Dan buka pusat bersama ini sebagai awal dilakukannya sosialisasi kami,” jelas Jhon Krisli.

Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan buka bersama di sejumlah masjid-masjid yang ada di Kota Palangka Raya, dan yang terakhir di daerah Kelampangan, dan dilanjutkan di masjid yang ada di daerah perkotaan.

Dirinya menilai kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota saat ini sudah melakukan pembangunan yang signifikan, baik itu rumah ibadah, taman kota ataupun infrastruktur yang ada di perkotaan. Dengan harapan jika terpilih nantinya dapat melanjutkan pembangunan yang ada saat ini.

Adapun persiapan yang sudah dilakukannya saat ini, pasangan Jhon Krisli-Mariyono dengan slogan Menuju Palangka Raya EMAS (Elok, Maju, Aman, dan Sejahtera.red) itu mengaku sudah melakukan komunikasi ke beberapa partai politik yang ada, seperti di Partai Gerindra, Hanura, Partai Amanat Nasional (PAN), PDI-Perjungan, dan akan dilanjutkan ke Partai PPP dan PKB.

“Kita tau partai memiliki mekanisme dan tahapan-tahapan masing-masing yang harus kita lalui. Kami punya visi bagaimana membangun Kota Palangka Raya, pertama bagaimana sistem perizinan online, dan pembangunan yang dilakukan secara swakelola,” paparnya menambahkan.

Dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang dimiliki sekarang ini yakni berkisar Rp. 1,1 Triliun yang mana 57 persennya untuk belanja pegawai dan 43 persen untuk pembangunan, serta melihat kondisi luasnya wilayah, dirinya menilai perlu adanya sinergitas dengan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...