Gudang Limbah Milik Warga Dilalap Si Jago Merah

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Gudang limbah yang berada di Kampung Cokrom, Desa Curugbarang, Kecamatan Cipecang, hangus terbakar. Pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kebakaran itu terjadi sekutar pukul 12.00 WIB. Senin siang, (19/6/2017).

Kebakaran yang menghanguskan sebagian gudang limbah serta isinya itu, diduga akibat dari pembakaran sampah, yang berdekatan dengan bangunan gudang sampah tersebut.

Pantauan di lokasi, tim pemadam kebarakan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, telah menurunkan sebanyak dua unit kendaraan Damkar, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar selama satu jam pasca kedatangan tim Damkar.

Eli, salah seorang warga sekitar menuturkan, awalnya ia melihat asap dari hasil pembakaran sampah yang berdekatan dengan gudang tersebut. Namun, setelah diperhatikan asap tersebut semakin menebal, lalu ia menghampiri lokasi untuk memastikan sumber asap dan api tersebut.

“Asap yang dibarengi api semakin menebal, makanya saya langsung menghampiri lokasi untuk memastikan sumber api itu. Pas saya lihat ternyata bangunan gudang yang terbakar,” ungkapnya.

Pemilik gudang Dani mengatakan, ia mengetahui gedung miliknya terbakar itu saat warga ramai dan berteriak kebakaran. Karena pada saat itu pihaknya tengah tidur lelap di kediamannya, dan langsung menghampiri ke lokasi gudang limbahnya yang jaraknya sekitar 50 meter dari kediamannya dan langsung berusaha melakukan pemadaman.

“Saya sedang tidur, namun ada keramaian minta tolong maka saya langsung bangun, saat saya lihat saya juga sempat kaget melihat gudang limbah milik saya terbakar,” ujarnya.

Ia mengaku, akibat peristiwa tersebut telah mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Lantaran sebagian besar isi gudang telah hangus terbakar.

“Pihaknya belum bisa memastikan kerugian materi yang saya alami, namun dipastikan sekitar puluhan juta. Karena bangunan dan limbah yang hangus terbakar itu cukup banyak,” paparnya. (IY)

 

 

Comments
Loading...