Full Day School Belum Saatnya Diterapkan di Kapuas

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Program full day school dinilai masih belum saatnya untuk diterapkan di Kabupaten Kapuas. Pasalnya, sarana prasarana pendidikan di daerah ini masih belum mendukung untuk melaksanakan program sekolah 5 hari dengan durasi 8 jam belajar tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Ilham Anwar mengatakan, di Kabupaten Kapuas sekolah tidak hanya ada di Kota Kuala Kapuas saja, melainkan keberadaannya tersebar di 17 kecamatan.

“Ada 403 sekolah dasar, ada 115 SMP yang tersebar sampai kepelosok-pelosok, sehingga banyak pertimbangan kalau full day scholl dilaksanakan. Yang enam hari kerja saja kita masih belum bisa menyamakan tingkat kualitas kita seperti daerah-daerah lain, apalagi digenjot menjadi lima hari,” katanya di Kuala Kapuas, Senin (19/6/2017).

Menurut Ilham tentunya banyak pertimbangan apabila full day school diterapkan di daerah setempat.

“Pertimbangan dari segi ekonomi, dari segi ke jiwaan apakah anak-anak sudah siap untuk digenjot delapan jam satu hari. Kemudian bagaimana makan siangnya, bagaimana fisiknya. Kalau guru sih saya rasa siap saja, tetapi yang dilaksanakan inikan untuk siswa, kalau guru bisa saja aplusan,” ujarnya.

“Jadi, kalau saya dimintai komentar terkait full day school, untuk Kabupaten Kapuas belum siap, belum waktunya untuk itu karena banyak pertimbangannya,” tambahnya.

Lanjut Ilham, kalau pun seandainya program Kementerian Pendidikan tersebut harus dilaksanakan, maka mau tidak mau pihaknya akan melaksanakan. “Karena sistem pendidikan nasional itukan karena diatur dalam undang-undang jadi secara nasional sama,” pungkasnya. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...