Ditpolair Polda Kalteng Turunkan Ratusan Personil Amankan Mudik dan Balik Lebaran 2017

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Guna menjaga pengamanan dan kelancaran arus mudik dan arus balik menjelang lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah serta mengantisipasi adanya kecelakaan khususnya transportasi jalur air di tiga Daerah yang difokuskan yakni Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Kapuas.

Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng melalui Direktorat Polisi Perairan, telah menyiapkan sekitar ratusan personil serta puluhan unit kapal operasional dipersiapkan untuk melakukan pengamanan seperti pengawalan, patroli keliling dan juga mengantisipasi adanya kecelakaan jalur air.

Dirpolair Polda Kalteng, Kombes. Pol. Badarudin ketika diwawancarai awak media menyampaikan, persiapan yang dilakukan untuk mengantisipasi masalah kecelakaan air, pihak Polair sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng.

“Yakni terkait memberikan pelatihan kepada motoris yakni masyarakat setempat yang dibagi ke beberapa zona wilayah, dan saat ini sedang berlangsung,” jelas Badarudin, Senin (19/06) di Palangka Raya.

Selanjutnya, untuk motoris di Kapuas, dilatih untuk mengcover Barito Selatan, dan Pulang Pisau. Motoris untuk di Sampit mengcover zona wilayah Kabupaten Seruyan, dan Kabupaten Katingan, dan juga para motoris di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Pelatihan yang dilakukan kepada motoris ini lanjutnya menambahkan, bertujuan memberikan pemahaman kepada para motoris untuk melakukan pengamanan baik kepada dirinya sendiri maupun kepada penumpang yang dibawanya.

“Ketika para motoris ini paham, dia sebelum mengoperasionalkan kapalnya, dia tau harus apa dulu, seperti melakukan pengecekan kapal, klotok atau very penyeberangannya, layak apa tidak. Jangan sampai mogok di tengah-tengah sungai. Kedua membatasi jumlah penumpang,” jelasnya menambahkan.

Selanjutnya, menyiapkan kelengkapan keamanan kepada para penumpang baik kapal atau kelotok seperti baju pelampung atau semacamnya. Badarudin juga menghimbau agar masyarakat yang bepergian khususnya transportasi air dapat melihat apakah kapal yang dinaikkan layak apa tidak, serta tidak memaksakan diri jika penumpangnya sudah penuh.(arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...