Disnakertrans Pandeglang Klaim Belum Terima Aduan THR

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pandeglang mengklaim jika sejauh ini, belum menerima aduan soal Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2017. Melihat hal ini, Disnakertrans menilai bahwa perusahaan-perusahaan di Pandeglang telah menaati Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi pekerja/buruh di perusahaan.

Kepala Disnakertrans Pandeglang, Sukran mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada seluruh perusahaan agar membayarkan THR kepada pegawai tujuh hari sebelum lebaran. Dan mendekati Idul Fitri, belum ada satu keluhan pun yang diterima Disnakertrans.

“Sejauh ini belum ada pengaduan. Kami sudah memberi surat kepada seluruh perusahaan agar memberi THR sebelum H-7 lebaran yang sudah ditetapkan oleh Kemenaker,” ujarnya, Rabu (21/06/2017).

Namun, lanjut Sukran, pihaknya tetap menerima aduan mengenai THR di posko yang telah disediakan di kantor Disnakertrans hingga H-1.

“Kami menerima aduan sampai H-1. Saya sudah mengingatkan kepada perusahaan-perusahaan agar menaati aturan. Seluruh perusahaan mungkin sudah mentaati sesuai aturan,” terangnya.

Sukran menjelaskan, selama ini situasi dunia usaha di Pandeglang cenderung kondusif lantaran tidak ada aduan. Akan tetapi jika melihat data tahun lalu, Disnakertrans menerima 1 aduan terkait keluhan THR namun dapat dimediasi dan diselesaikan pada H-3. Dan diharapkan pada tahun ini, tidak ada kasus yang merugikan pekerja.

“Secara umum situasi di Pandeglang kondusif, jarang ada aduan. Kami harap perusahaan bisa mematuhinya karena pemberian THR merupakan hak setiap pegawai. Jika perusahaan tidak memenuhi aturan itu, maka terancam dicabut izin usaha hingga penutupan operasinya,” paparnya.

Sesuai ketentuan, THR yang diberikan kepada karyawan dengan masa kerja lebih dari 1 tahun adalah sebesar 1 kali gaji. Kemudian untuk karyawan masa kerja 1 bulan sampai 1 tahun, THR dihitung dengan rumus masa kerja dibagi 12 kemudian dikalikan gaji sebulan. (IY)

 

Comments
Loading...