Dindikbud Pandeglang Pastikan Tidak Ada Pungutan Dalam PPDB

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pandeglang memastikan bahwa tidak ada pungutan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017-2018. Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ini digratiskan mengikuti proses PPDB, lantaran sudah ditanggulangi oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kami pastikan PPDB tahun ini tidak dipungut biaya sepeser pun karena sudah dimasukkan dalam bantuan operasional sekolah (BOS),” kata Kepala Dindikbud Pandeglang, Salman Sunardi, Selasa (6/6/2017).

Dia mengatakan, kepastian itu juga dipertegas melalui surat edaran yang dilayangkan Dindikbud kesetiap sekolah agar tidak menerapkan Pungli di lembaga pendidikannya. Terlebih berbagai sosialisasi pun sudah diadakan oleh Dindikbud di 114 SMP Negeri yang ada di Pandeglang. “Kami juga telah sampaikan surat imbauan agar tidak ada Pungli,” sambungnya.

Untuk memastikan hal tersebut ungkap Salman, Dindikbud akan melakukan pemantauan dengan esktra ke masing-masing sekolah. Akan tetapi, Salman pun menerangkan perlu adanya peran dari masyarakat untuk turut memantau proses PPDB supaya tidak ada praktik penyelewengan di sekolah.

“Kami akan lakukan persuasif juga tindakan administrasi terhadap pelaku. Kalau ada yang terbukti melakukan Punglus, silakan diciduk,” terang Salman.

PPDB tingkat SMP, dimulai sejak tanggal 6 Juni sampai 16 Juni 2017. Namun demikian, sekolah-sekolah di Pandeglang belum menerapkan sistem online dalam PPDB tahun ini.

Kendati demikian, Dindikbud akan fokus melakukan uji coba Ujian Nasional online disejumlah sekolah yang ditunjuk agar pada pelaksanaan ujian nasional mendatang, siswa SMP di Pandeglang bisa setara dengan jenjang SMA yang sudah menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (Kr)

 

Editor: Irdan

Comments
Loading...