Dinas PPPA-PPKB Gelar Sosialisasi Laporan Kerja

MENARAnews, Bukittinggi (Sumatera Barat) – Kantor dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk & KB (PPPA-PPKB) Kota Bukittinggi, menggelar sosialisasi cara membuat laporan dasar penyusunan perencanaan program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) sekaligus evaluasi kinerja program KKBPK. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yaitu Selasa (13/6/2017) sampai dengan Rabu malam (14/6/2017) di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi. Tidak lupa dalam kegiatan tersebut hadir Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias dan unsur Forkopimda.

Kepala kantor dinas PPPA-PPKB Kota Bukittinggi, Tati Yasmarni menjelaskan bahwa PPPA-PPKB tidak dapat berdiri sendiri dalam menjaankan fungsinya. Selain itu, perlu adanya sinergitas antara pihak-pihak terkait untuk mewujudkan visi misi PPPA-PPKB.

“Tugas pokok dan fungsi KKBPK yaitu dibantu 189 kader, terdiri dari 4 orang koordinator di kelurahan dengan anggotanya di seluruh RW ini yang disebut sub KKBPK. Diluar itu ada kurang lebih 250 kader untuk kader Kelompok Kegiatan (Poktan), sedangkan untuk Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera,” ujar Tati ketika dimintai keterangan oleh Menaranews.com di ruang kerjanya (15/06/2017).

Tati Yasmarni menambahkan dalam kegiatan sosiasisasi tersebut, Walikota Bukittinggi beserta forkompinda memberikan bantuan uang transport kepada sekitar 500 kader-kader sejumlah 200 juta rupiah.

“Koordinator KKBPK menerima Rp 600.000/tiga bulan, sub KKBPK menerima Rp 420.000/tiga bulan, Poktan menerima Rp 150.000 untuk 3 bulan, disamping itu untuk poktan diberikan juga biaya operasional sebesar Rp 750.000 untuk bina keluarga balita polistik terintregrasi dan bina keluarga remaja, sementara bina keluarga lansia dan UPPKS diberikan biaya operasional Rp 500.000/tiga bulan dari sumber dana APBN. APBD memberikan biaya transport dan APBN untuk biaya operasionalnya,” ucap Tati.

Pada hari pertama Dinas PPPA-PPKB Kota Bukittinggi mengadakan orientasi pendataan keluarga, dimana hasilnya guna untuk dasar penyusunan perencanaan program KKBPK sekaligus evaluasi kinerja program KKBPK. Selanjutnya di hari ke dua, Dinas PPPA-PPKB melaksanakan sosialisasi laporan, jadi kader-kader memberikan laporan sejauh mana tugas pokok dan fungsi KKBPK dapat mereka bantu, kantor dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk & KB, akan menyosialisasikan format dan cara-caranya membuat laporan itu.

Sementara itu, Dinas PPPA-PPKB juga mengadakan pengarahan tentang IVA Test yaitu tentang kanker rahim. Hal tersebut dilakulan supaya kader-kader mengerti bahwa sebelum mendapatkan pelayana KB, sesorang terlebih dahulu harus terbebas dari kanker serviks atau rahim. (AD)

Comments
Loading...