Diduga Depresi, Seorang Tunawicara Gantung Diri

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Warga Tiyuh (Desa) Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Barat, Lampung, digemparkan penemuan seorang warga Tunawicara (Bisu) tewas mengenaskan gantung diri menggunakan tambang di kamar.

Andika Bin Kusmadi (23) yang kerap disapa dengan panggilan Aa Beo itu, ditemukan tewas tergantung di kamar menggunakan seutas tali.

“Dugaan sementara, korban melakukan gantung diri karena depresi. Sejak satu bulan terakhir korban mengalami depresi,” ujar Casman, Sabtu (17/6/2017).

Terkuaknya bunuh diri itu bermula ketika ayah kandung korban Kasmudi, menjenguk Aak Beo dikamar sekira pukul 03:12 pagi.

Tiba-tiba terdengar suara jeritan meminta tolong karna kaget mendapati putranya tergantung dengan leher terikat tali kondisi sudah tidak bernyawa.

“Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke polisi. Korban diduga murni bunuh diri,” pungkasnya.

Almarhum yang keseharian pengangguran dan mengalami Tunawicara tersebut merupakan anak bungsu dari dua bersaudara.

Kedua orang tua korban kesehariannya merupakan sebagai buruh harian lepas tidak menyangka anak kesayangannya akan senekat itu.

“Saya nyangka, anak saya akan senekat itu. Padahal apapun keinginannya selalu kami turuti, mengingat anak kami bukan seperti anak remaja lainnya, anak kami bisu tidak bisa bicara,” sesal Kasmudi, ayah korban.

Saat ini masalah tersebut sudah ditangani pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tulang Bawang Tengah guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini korban disemayamkan dirumah duka dan akan di semayamkan di TPU Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah. (JE/RZ)

 

Comments
Loading...