BI Banten Batasi Penukaran Uang Lebaran Rp 3.7 Juta Per Orang

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Banten membatasi penukaran uang jelang Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah mendatang. BI hanya membolehkan setiap orang menukarkan maksimal sebanyak Rp 3.7 juta.

Kepala BI Banten, Budiharto Setyawan menerangkan, pembatasan dilakukan agar semua masyarakat dapat merasakan uang pecahan baru sekaligus mengantisipasi praktik jual beli uang pecahan menjelang lebaran nanti.

“Kami jatah bagi setiap orang hanya dapat menukarkan uang maksimal 3.7 juta. Kan masyarakat banyak, kalau lebih dari itu kasihan nanti yang lain tidak kebagian,” katanya usai menghadiri Safari Ramadan di Masjid Ar-Rahman Pandeglang, Senin (5/6/2017).

Pecahan yang disiapkan BI, meliputi pecahan terkecil Rp 2 ribu dan terbesar Rp 20 ribu. Tahun ini, BI Banten menyiapkan dana tunai senilai hampir Rp 2 triliun. Angka ini meningkat drastis dari tahun lalu. Dimana tahun lalu hanya disiapkan sebesar Rp 600 miliar.

“Tahun ini meningkatnya banyak, karena BI sudah punya modal sendiri. Tahun lalu masih mendapat pengiriman dari Jakarta. Jadi modalnya cukup besar. Tahun lalu sedikit karena hanya disiapkan Rp 600 miliar. Tetapi tahun ini disiapkan antara Rp 1.6 – 2 triliun,” bebernya.

Sementara teknis penukaran uang baru itu, nantinya akan dilakukan melalui perbankan. Saat ini BI tengah melakukan komunikasi dengan perbankan untuk membahas perihal teknis distribusi. Termasuk untuk dibeberapa wilayah di Banten, BI telah melayangkan surat keseluruh perbankan, agar mengajukan kebutuhan uang jelang Idul Fitri.

“Kalau teknisnya nanti kita kerjasama dengan bank. Kalau di Serang nanti ada juga di Alun-alun.  Kalau di Pandeglang kami sudah kirim surat  ke semua bank, untuk mengajukan kebutuhannya. Jadi nanti perbankan kami minta untuk melayani masyarakat di kas kelilingnya,” ujarnya.

BI pun belum dapat membeberkan jadwal penukaran uang, disebabkan BI baru akan melakukan koordinasi dengan setiap bank. Diharapkan dalam waktu dekat, jadwal penukaran sudah bisa diketahui.

“Jadwal penukaran kami baru akan koordinasi dengan setiap bank. Saat ini kami baru menyurati dan dalam waktu dekat baru akan didiskusikan,” tandas pria berkacamata itu. (Kr)

 

Editor: Irdan

Comments
Loading...
error: Content is protected !!