Ben Minta Camat Mendata Warga Kurang Mampu Untuk Mendapatkan KIS

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meminta kepada seluruh camat di daerahnya untuk mendata warga yang kurang mampu guna mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), termasuk janda miskin, warga yang memiliki rumah tak layak huni, untuk kemudian diusulkan kepada kementerian terkait.

Permintaan orang nomor satu di jajaran Pemkab Kapuas ini sehubungan laporan BPJS Kesehatan terkait masih rendahnya cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) di wilayah Kabupaten Kapuas sehingga menempatkan daerah ini pada posisi tiga terbawah dari kabupaten lain di wilayah Kalimantan Tengah dalam cakupan kepesertaan JKN – KIS.

“Dari data yang dijelaskan BPJS Kesehatan bahwa Kapuas diposisi ketiga dari bawah, ini berarti selama ini kita tidur. Jangan hanya bekerja dengan tugas rutinitas kita saja. Kita harus punya inovasi. Harus aktif melayani masyarakat dengan baik, harus kerja yang benar,” ucapnya Ben Brahim saat memimpin rapat koordinasi Pengelolaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) di Kuala Kapuas, Senin (12/6/2017).

Karena itu, ia meminta kepada semua pihak untuk melaksanakan kewajiban tugasnya dengan benar yaitu melayani masyarakat terlebih dahulu baru melaksanakan kegiatan yang lain. Ben pun menegaskan kembali kepada seluruh camat untuk segera mendata masyarakat yang tidak mampu.

Mantan Kepala Dinas PU Provinsi Kalteng itu pun memberikan waktu satu bulan kepada para camat untuk melaksanakan tugas tersebut dan terus berkoordinasi dengan kepala desa di wilayah kecamatan masing-masing. “Saya memberikan waktu satu bulan mulai dari sekarang kepada bapak-bapak camat dibantu kepala desa untuk mendata warga yang kurang mampu di wilayah kecamatannya masing-masing,”tekannya.

Menyangkut PPNPN (Tenga Honorer), ia meminta kepada kepala dinas dan pihak kecamatan untuk bertanggung jawab mendata pegawai honorer di wilayah kerjanya agar mereka mendapatkan JKN – KIS.  “Artinya kita harus bekerja cepat, kalau kita lambat pasti akan ketinggalan dari kabupaten lainnya dan dianggap tidak mampu melayani masyarakat. Ini menjadi tugas kita bersama dan pemerintah harus terus melakukan kordinasi dengan BPJS Cabang Kapuas, karena ini peluang bagi kita,” pungkasnya. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...