Sebanyak 38 Narapidana Rutan Pandeglang Berpotensi Dapat Remisi Idul Fitri

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Sebanyak 38 narapidana yang mendekam di Rutan Tahanan Kelas IIB Pandeglang, diperkirakan akan mendapat remisi lebaran Idul Fitri. Ke 38 narapidana itu, dinilai telah memenuhi persyaratan mendapatan pengurangan masa tahanan.

Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang, Fonika Affandi mengungkapkan, puluhan narapidana itu kini masih dalam proses pemberkasan. Sehingga belum bisa dipastikan seluruhnya akan mendapat remisi.

“Paling tidak, narapidana yang akan mendapat pengurangan masa tahanan tidak lebih jumlah itu, meskipun ada kemungkinan pula kurang dari 38. Dan pemberian remisi biasanya dilakukan saat lebaran,” ujar Fonika saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/6/2017).

Menurutnya, mereka layak mendapat remisi lantaran telah melewati masa tahanan minimal 6 bulan, memiliki perilaku baik, dan sudah ada vonis eksekusi.

“Syarat mendapat remisi mereka berkelakuan baik, sudah ada vonis eksekusi, dan minimal sudah menjalani masa tahanan 6 bulan. Mereka kasus pidana umum seperti perjudian, kekerasan, pencurian, dan penganiayaan,” imbuhnya.

Fonika pun menambahkan, pihaknya juga belum mengetahui berapa napi yang akan mendapat remisi langsung bebas. Hanya saja ia menerangkan, pemberian remisi diberikan terhadap satu narapidana minimal 15 hari dan maksimal 30 hari.

“Belum tahu apakah ada yang bisa langsung bebas, karena saat ini Rutan masih melakukan pemberkasan yang akan diajukan ke Kanwil Banten terlebih dahulu, baru diteruskan ke Kemenkum HAM,” katanya.

Mantan Kepala Keamanan Rutan Salemba Jakarta Pusat itu menyebutkan, saat ini Rutan Kelas IIB Pandeglang dihuni oleh 161 warga binaan termasuk 38 narapidana yang berpotensi mendapat remisi. Sisanya masih dalam masa tahanan.

“Dari 161 orang tersebut, 45 diantaranya merupakan warga binaan yang terjerat kasus narkotika, sedangkan sisanya yakni yang terjerat kasus Tipikor 5 orang maupun pidana umum lainnya,” tandas Fonika. (Kr)

 

Editor: Irdan

Comments
Loading...