Wagub Kalteng : Kita Semua Adalah NKRI dan Warga Indonesia

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Dengan datangnya bulan suci Ramadhan yang dilaksanakan setiap tahunnya khususnya untuk umat islam, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah, Habib Said Ismail berharap kewibawaan Islam muncul kembali, dimana saat ini dia menilai wibawa dan kehormatan Islam agak berkurang.

“Karena kita lihat, banyak pemberitaan-pemberitaan yang menyudutkan sekali tentang orang Islam. Sedikit ada kegiatan, sedikit ada gerakan dibilang radikalisme,” jelas Habib Said Ismail ketika diwawancarai usai menyelenggarakan buka bersama dengan anak panti asuhan minggu (28/05) di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kalteng Jl. M. Tamrin, Kota Palangka Raya.

Bahkan dengan tegas dia sampaikan Islam tidak sedikitpun menganut paham Radikal. Islam dibawa oleh junjungan Nabi Besar Muhammad SAW yakni agama “Rahmatal Lil Alamin.” Adaikata ada pro dan kontra, hal itu wajar.

Dirinya berkeinginan, jangan sampai dicap sebagai radikal. Dengan datangnya bulan Ramadhan ini, lanjutnya kembali menghimbau agar saling menahan diri agar tidak membicarakan kejelekan-kejelekan diantara sesama.

“Tidak ada manusia yang sempurna, semuanya punya salah, semuanya punya dosa. Hanya saja kita kiranya bisa melihat kesalahan orang lain itu sebagai kelebihan untuk kita, dalam arti untung kita tidak seperti itu,” jelasnya menambahkan.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, dengan harapan besar semua Bangsa Indonesia bisa semakin bersatu dan jangan terpengaruh lagi dengan perselisihan-perselisihan yang telah lewat.

Tak lupa dia mengatakan, hendaknya seluruh masyarakat yang ada untuk bersama saling merangkul. Dimana semua komponen dan seluruh elemen masyarakat merupakan NKRI dan Warga Indonesia yang memiliki hak dan kewajiban sama, tidak peduli sukunya, agama, budayanya apa, dan lain-lain.

“Yang lalu, biarlah berlalu. Jangan gara-gara satu orang. Maaf saya katakan, gejolaknya sampai berbulan-bulan sampai dengan sekarang ini,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...