Usai Ditinjau Jokowi, Pasar Mama Papua Ricuh

MENARAnews, Jayapura ( Papua) – Presiden RI Joko Widodo di hari kedua di Kota Jayapura mengunjungi pasar mama -mama Papua Rabu ( 10/5/ 2017).
Sempat ada isu tersiar bahwa kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu untuk meresmikan pasar, namun ternyata ia hanya meninjau kembali.
satu jam setelah Jokowi pergi, para pedagang dari pasar sementara berdatangan ke bangunan yang sebelumnya ditinjau oleh Jokowi, namun keadaan mulai tidak kondusif ketika ada yang mulai berteriak dan merasa menyuarakan ketidak sukaan mereka terhadap Pokja Perempuan yang selama ini membina dan memfasilitasi pedagang perempuan.
Terlebih ada yang memicu untuk mencari Ketua Pokja Perempuan dari pusat, Judith Dipodiputro. Kondisi semakin tidak terkendali ketika para pedagang Papua berhasil mendapatkan keberadaan Judith.
Judith sendiri mendapatkan teriakan hingga di dorong oleh oknum pedagang, namun akhirnya keadaan mulai bisa dikendalikan ketika Wakapolres Jayapura, kOMPOL Y. Takamully dan mengamankan Judith.
Anggota Pokja Perempuan Habel Sawaki mengatakan bahwa, pokja persmpuan hanya berisifat membina dan pengelolaan pasar kemungkinan di kelola Provinsi ataupun kota.
” Entah Pemerintah Kota maupun Provinsi yang mengelolah yang berhak untuk memasukan pedagang di Pasar Mama-mama Papua, untuk Pokja Perempuan sendiri sifatnya hanya melakukan pembinaan,”
Ia menegaskan lagi bahwa pembangunan gedung dilakukan oleh BUMN yang nantinya akan dikelola oleh Pemerintah Provinsi atau Kota sehingga Pokja Perempuan hanya membina dan memfasilitasi saja.
” pembangunan dilakukan oleh BUMNSebenarnya ini kan dikerjakan oleh BUMN tetapi yang memiliki hak untuk mengelola itu Pemerintah Kota atau Pemerintah Provinsi,” tegasnya.( Surya)
Comments
Loading...