Tuntut Ahok Dipenjarakan, FPUI Banten Gelar Aksi Damai

MENARAnews, Serang (Banten) – Berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Umat Islam Banten (FPUIB) menggelar aksi damai di depan Pengadilan Tinggi Banten, aksi tersebut dilakukan dalam rangka menuntut Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk dipenjarakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dalam aksi damai ini kita tidak rela, tidak ridho Alquran kita, Ulama kita dan agama kita dihina oleh orang yang tidak tahu dengan Agama Islam. Maka dari itu yang menghina Al’quran, Ulama dan Agama Islam kita harus membasminya serta jika ada penegak hukum yang membantu orang-orang yang menghina Agama Islam, maka kita harus siap untuk melawannya”, ujar salah satu orator KH. Ali.

Ia menilai, Bangsa Indonesia adalah mayoritas beragama Islam, namun dalam sidang kasus penistaan agama Islam Ahok, malah keadilan berpihak kepada si penista Agama dan para penegak hukum membantu akan Ahok. Untuk itu, Laskar Islam Banten menuntut dengan tegas agar keadilan ditegakkan.

“Agar kita tidak dijajah kembali dan tidak dilecehkan oleh si penista agama Ahok, maka kita harus bisa melawannya agar tidak ada si penista agama yang ke dua. Dalam kasus ini sudah jelas-jelas ada tindak pidana yang sangat besar namun apa yang terjadi sang penuntut hukum malah terbalik bertekuk lutut dan takut kepada si penista agama tersebut”, imbuhnya.

Menurutnya, yang menjajah Indonesia saat ini adalah orang-orang kapitalis, yaitu PKI dan orang-orang yang menghina Agama Islam. Untuk itu, para penjajah harus diusir dari Indonesia. “Dengan adanya kejadian si penista agama ini, antar agama di adu domba dengan. Kita sebagai Laskar Islam Banten agar merapatkan barisan untuk mengawal dan menuntut keadilan agar si penista agama tersebut bisa dihukum seberat-beratnya”, tegasnya.

Terpisah Kepala Pengadilan Tinggi Banten Siti Atik mengatakan, Hakim di persidangan dalam menghakimi perkara dilakukan secara independen, tidak bisa diwakili dan bersifat mandiri atau tidak boleh diintervensi. Untuk itu, pihaknya tidak bisa menekan pengadilan di Jakarta.

Terkait tuntutan FPUIB, dirinya akan menyampaikan kepada atasan, pihaknya juga mengajak umat Islam di Bante untuk malam ini secara bersama-sama untuk salat malam. “Mari kita sama-sama melakukan sholat tahujud agar hakim nanti pada tanggal 9 Mei 2017 dapat memutuskan Ahok seadil-adilnya”, terang Siti Atik saat menerima massa aksi di salah satu ruangan di Pengadilan Tinggi Banten.

Setelah beraudensi, perwakilan FPUIB menyerahkan sorban kepada Kepala Pengadilan Banten kemudian dilanjutkan foto bersama sebagai bentuk dukungan dan aksi damai sekaligus Pengadilan Tinggi Banten dapat menyampaikan aspirasi maupun tuntutan kepada Hakim Pengadilan Jakarta (IY)

 

Comments
Loading...