Tiga Titik Jalan Kameloh Baru Palangka Raya Putus Total

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Saat  anggota DPRD Kota Palangka Raya asal daerah pemilihan (Dapil) I, melakukan kegiatan reses ke beberapa wilayah kelurahan, diantaranya Kelurahan Kameloh Baru. Didapat, sedikitnya ada tiga (3) titik ruas jalan di kelurahan tersebut  putus dan hampir tidak bisa dilalui baik oleh  kendaraan roda maupun pejalan kaki.  Namun hanya bisa menggunakan perahu motor atau kelotok.

“Ruas jalan yang putus itu, mulai dari arah jalan induk kantor Kelurahan Kameloh Baru, menuju perkampungan warga. Ada tiga titik ruas jalan yang putus akibat banjir dan diterjang derasnya arus air, hampir empat (4) meter lebarnya dan kedalamannya sekitar 2 meter lebih, ungkap ketua rombongan Dapil I DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto, Selasa (23/5).

Dikatakan, kondisi jalan putus itu sangat berbahaya bagi warga pengguna jalan, apalagi jalan tersebut juga menuju ke sekolah dan setiap hari dilalui warga.

“Saat ini warga setempat hanya menggunakan transportasi kelotok atau perahu motor menuju perkampungan, makanya hal ini perlu penanganan segera dari pemerintah kota (pemko) dalam hal ini dinas terkait,” kata Riduanto menegaskan.

Pihak dewan kata dia mengusulkan supaya dibuatkan jembatan sementara dari kayu yang kuat hanya untuk dilalui motor dan sepeda saja. Paling tidak hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp10 Juta  Rp20-an juta, Hal tersebut kata dia telah menjadi  kewenangan Dinas Pekerjaan Umum kota.

Sementara  itu, tambah Riduanto, pada kegiatan reses di Kelurahan Sabaru, setidaknya ada dua hal yang peting dan perlu ditangani segera, yakni proyek bedah rumah tinggal layak huni program CSR dari pusat, sebanyak 5 unit jalan Gang Keluarga I, diharapkan supaya Dinas Sosial Kota Palangka Raya mengawasi sampai selesai pengerjaanya, karena informasi yang diterima dewan, bahwa pembangunan bedah rumah tersebut tersendat-sendat, sementara bangunan yang lain sudah selesai.

“Kemudian di komplek Jalan Basir Jahan VI, saluran parit atau draenasenya macet tidak bisa mengalir kalau hujan, sehingga akibatnya sering banjir. Makanya dewan imbuh Riduanto, meminta kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas PU Kota untuk melakukan pengerokan untuk memperbesar menggunakan excavator mini. Selain itu, perlu pemotongan jalan lalu dibuat gorong-gorong untuk arus air keluar ke pengaringan induk,” bebernya.

Selain itu, ada juga usulan di Jalan Matal, jalan Surong, namun hal itu bisa dimasukan dalam program pembangunan berikutnya.

“Bang perlu penanganan segera adalah perumahan bedah rumah supaya secepatnya diselesaikan, dan saluran draenase jalan Basir Jahan, diharapkan bisa menggunakan dana pemeliharaan rutin yang ada di Dinas PU dan Penataan Ruang maupun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palangka Raya,” tenang nya.

Kegiatan reses itu juga diikuti sejumlah anggota dewan dari dapil 1 lainya, yakni Alfian Batnakanti, Rusdiansyah, Abdul Hayie dan Anna Agustin Elsye.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...