Sugianto Sabran Kembali ke PDI-P, Ini Tanggpan Tim Pemenangan SOHIB

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai salah satu partai politik yang memenangkan pasangan Sugianto Sabran dan Habib Said Ismail (SOHIB) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 2015 lalu, berkeinginan Gubernur Kalteng terpilih tersebut tetap menjalin hubungan positif dengan partai koalisi pemenangan SOHIB seperti Gerindra, Demokrat, PAN, PKB dan PPP, dan tidak terkecuali Partai Golkar.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Provinsi Kalteng Abdul Razak ketika mengomentari pernyataan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran kembali ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) beberapa hari yang lalu.

“Dia (Sugianto Sabran.red) sebagai Kader dari PDI-P menurut saya tidak ada masalah. Karena pada saat Pilkada dulu, yang bersangkutan tidak keluar sebagai Kader PDI-P. Kedua itu merupakan hak politik masing-masing orang,” ujar Abdul Razak jum’at (12/05) di Kantor DPRD Kalteng.

Hanya saja, jelasnya kembali, pada saat Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yang lalu, yang bersangkutan sudah diusung dan didukung oleh enam partai politik, hingga akhirnya calon yang diusung tersebut menang.

Jadi lanjutnya menambahkan, Memenangkan Gubernur Kalteng kemarin adalah dukungan dari enam Partai Politik yang disebutkan sebelumnya, dan tidak diusung atau didukung dari Partai lain selain dari enam partai politik itu tadi.

“Pada saat pencalonan mulai dari mengusung dan mendukung, kita harapkan ada kebersamaan, minimal lima tahun atau periode pertama menjabat. Selama ini setelah dilantik, enam koalisi partai yang mendukung dan memenangkan ini tadi, membantu serta mengawal program pembangunan yang dilaksanakan Gubernur Terpilih,” jelasnya menambahkan.

Kalau tujuannya untuk kebersamaan, menurutnya lebih dalam lagi, sangatlah baik artinya pengawalan program kerja Gubernur Kalteng terpilih tidak hanya didukung dan dikawal oleh enam partai saja, tapi ada tambahan dari partai lain untuk membangun Kalteng ke depan lebih baik lagi.

Kendati demikian, perlu ada catatan penting, Ujar Razak, jangan sampai Sugianto Sabran ketika masuk ke partai lain nantinya meninggalkan enam partai yang sudah memenangkan dirinya. Berkenaan dengan hal tersebut bisa dilihat dari perjalanan kedepannya seperti apa.

“Sepanjang masih ada perhatian dan dukungan terhadap partai pendukung ini tidak pernah berubah, saya kira tetap berjalan. Manakala nantinya ada perubahan yang tidak sesuai dengan pelaksanaan pilkada, saya kiri ceritanya lain. saya terbuka saja, dan mewakili 5 Partai pendukung lainnya,” paparnya lagi.

Namun dirinya yakin, Sugianto Sabran sendiri tidak akan “meninggalkan” enam partai koalisi tersebut, karena sekali lagi ia sampaikan, bergabungnya kembali yang bersangkutan ke PDI-P hanya untuk menguatkan dukungan dalam kebersamaan membangun Kalteng lebih baik lagi.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...