Studi Desa USU Gelar Workshop Nasional tentang Desa

Menaranews, Karo (Sumut) – Universitas Sumatera utara melalui Unit kegiatan mahasiswa studi pedesaan menggelar kegiatan workshop dan seminar nasional yang berlangsung 28-30 April 2017 di Berastagi Kabupaten Karo. Adapun para pembicara yang hadir dalam rangkaian kegiatan ini adalah Dr. Tunggul Sihombing, M.A mewakili rektor USU, Kristian Simarmata (Sulu muda Indonesia), Martin Rambe (Tempo Institute), Josua Ebenezer (Studi Desa Usu), dan aktivis lingkungan hidup A’a Abdullah Al-Kudus dari Lumajang, Jawa timur.

 

 

Para peserta yang hadir dari berbagai daerah bertemu untuk membahas persoalan-persoalan yang ada di desa dan mencari solusi atas persoalan tersebut melalui FGD dan berdiskusi dengan para aktivis desa. Menurut A’a Abdullah “pembangunan desa dimulai dari pendidikan yang sangat dasar  seperti pengetahuan tentang profil desanya sendiri ,karena saat ini banyak anak-anak bahkan orang dewas tidak mengenal desanya“. Hal yang lain disebutkan bahwa”desa harus mandiri atas potensinya dengan memaksimalkan kegitan koperasi untuk membantu mensejahterakan kehidupan para petani dan masyarakat desa”.

Tujuan utama dari kegitan ini adalah upaya untuk mengkampanyekan kepada seluruh pemuda di Nusantara untuk kembali mengabdi dan melakukan sesuatu untuk desa. Rangkaian kegiatan juga di isi dengan kelas menulis yang dibawakan oleh Martin Rambe (Tempo Institute) yang menjelaskan teknik penulisan yang baik dan benar untuk melihat suatu permasalahan desa. Para pemuda harus kembali mengabdi sebagai wujud Tridarma perguruan tinggi khususnya kembali membangun desa, ujar Josua Pelawi ketua panitia.

Rangkaian terakhir dari kegiatan ini adalah mengunjungi relokasi Siosar tempat para pengungsian erupsi Sinabung. Setidaknya ada 3 desa yang berada di lokasi ini yang dikunjungi oleh para peserta untuk belajar memahami masalah dan menuliskannya agar kemudian hasil akhirnya dibuatkan rekomendasi untuk diserahkan kepada kementerian desa PDT di Jakarta. Kami sangat mengharapkan anak-anak muda Nusantara kembali melakukan aksi dan program pembangunan desa sesuai dengan kajian ilmu masing-masing agar perlahan desa akan semakin berkembang, ujar Rizky Faldy Matondang.

Comments
Loading...