Rencana Tukar Guling Lahan Plus Bangunan Kantor Disnaker Kapuas Masih Menunggu Hasil Konsultasi DPRD

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Tindaklanjut rencana tukar guling lahan plus bangunan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Diskaner) Kabupaten Kapuas di Jl Pemuda Kuala Kapuas, masih menunggu DPRD Kapuas melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri terkait regulasi yang mengatur tentang pengelolaan barang milik daerah.

Investor pusat perdagangan dan jasa Citimall Kuala Kapuas sebelumnya mengajukan usulan kepada Pemkab Kapuas untuk tukar guling lahan plus bangunan Kantor Disnaker Kapuas yang berada persis disamping Citimall Jl Pemuda Kuala Kapuas. Keinginan investor Citimall menawarkan tukar guling tersebut dalam rangka pengembangan areal pusat perbelanjaan itu ke depan.

Menurut Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Pemkab Kapuas Sahfiri, pada prinsifnya secara kebijakan pemerintah daerah dan DPRD sepakat untuk tukar guling lahan plus bangunan Kantor Disnaker. Namun apakah tukar guling tersebut perlu mendapat persetujuan DPRD, oleh sebab itu DPRD Kapuas terlebih dulu akan mengkonsultasikannya kepada pihak Kementerian Dalam Negeri.

“Hasil kesimpulan rapat dengar pendapat kemarin bahwa DPRD Kapuas ingin mengkonsultasikan terlebih dulu kepada Kemendagri menyangkut salah satu pasal yang tercantum dalam Permendagri Nomor 19 tahun 2016 tentang pengelolaan barang milik daerah,” katanya kepada MENARAnews di Kuala Kapuas, Senin (8/5/2017).

Apabila hasil konsultasi nantinya menyatakan bahwa tukar guling itu tidak perlu melewati persetujuan DPRD, maka Pemkab Kapuas selanjutnya akan melakukan proses tukar guling dengan investror Citimall selaku pihak yang mengajukan usulan tukar guling dalam rangka pengembangan pusat perdagangan dan jasa tersebut.

“Tapi untuk sementara ini kita belum melakukan proses rapat dengat pihak Citimall, khususnya tentang kesepakatan apakah yang diajukan atau pun yang dinilai itu disetujui oleh pihak yang akan melakukan tukar guling, dalam hal ini pihak Citimall,” terang Sahfiri.

“Kemudian dalam rapat itu nanti apa saja keinginan dari pada pemerintah daerah apabila tukar guling itu tanah plus bangunan, atau hanya bangunan saja,” tambah Sahfiri seraya menyebutkan bahwa lahan plus bangunan kantor Disnaker Kapuas sebelumnya telah dilakukan penilaian oleh pihak apresial.

Adapun berdasarkan hasil penilian pihak apresial bahwa besaran harga lahan plus bangunan Kantor Disnaker Kapuas tersebut sebesar Rp 4,1 miliar. Namun apakah investor Citimall sepakat dengan besaran nilai tersebut ? Pada prinsifnya, ujar Sahfiri, Pemda Kapuas tetap bertahan dengan nilai yang telah dinilai oleh pihak apresial sebagai pertimbangan untuk melakukan negoisasi dengan pihak pengembang. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...