Rangkul Pekebun, BPPIT Palangka Raya Ingin Kembangkan Taman Sains

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Badan Penelitian, Pengembangan, Inovasi dan Teknologi (BPPIT) setempat, merencanakan akan mengembangkan taman sains yang peruntukannya diharapkan dapat menjadi edukasi bagi masyarakat secara luas.

BPPIT membuat sebuah program untuk mengembangkan taman sains yang berorientasi pada edukasi. ungkap Kepala BPPIT Palangka Raya, Barit Rayanto, Senin (22/5).

Untuk mewujudkan rencana tersebut BPPIT terlebih dahulu mengajak kerjasama  dengan petani pekebun lokal, yang selama ini telah berhasil melakukan budidaya berbagai tanaman maupun buah-buahan di areal lahannya.

Adalah Slamet Riyadi pemilik lahan di Jalan Maduhara, tepatnya di belakang SMKN 5 Palangka Raya, Kereng Bangkirai, Palangka Raya yang menjadi obyek kerjasama pengembangan taman sains.

“Beliau selama ini menekuni bidang perkebunan seperti pepaya, jeruk, lengkeng, pisang, jambu biji unggulan bahkan bawang merah di areal lahannya seluas dua hektar,” sebut Barit.

Pihak BPPIT pun lanjut dia, sudah membicarakan dengan Slamet Riyadi rencana kerjasama membuat sebuah program untuk mengembangkan taman sains yang berorientasi pada edukasi.

Selain berorientasi pada edukasi, maka keberadaan taman sains akan diperluas tujuannya yakni sebagai pusat percontohan terkait pengelolaan lahan gambut.

“Pemikiran (image.red) masyarakat kerap berpandangan bahwa lahan gambut sulit diolah atau dikelola sebagai lahan pertanian. Tapi nyatanya, mampu diolah oleh Pak Slamet.Inilah yang perlu kita rubah pola pikir selama ini,” tandasnya.

Kerjasama itu lanjut dia, pada saatnya akan diperkuat dengan dasar hukum antara BPPIT bersama pemilik lahan sebagai komitmen dari pengembangan  taman sains.

“Dengan dasar hukum kerjasama itu, maka pemerintah dengan pemilik lahan sama-sama mendapat keuntungan dan tidak ada pihak yang dirugikan. Kita targetkan akhir tahun ini taman sains itu bisa diluncurkan,” cetusnya.

Adapun Slamet Riyadi selaku pemilik lahan perkebunan, mengaku menyambut baik rencana pihak BPPIT agar areal perkebunannya dikembangkan sebagai taman sains.

“Bila saling menguntungkan, kenapa tidak.Terlebih bisa memberi manfaat dan kebaikan kepada kita semua,” ucapnya singkat.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...