Puluhan Mahasiswa Cianjur Datangi PDAM Tirta Mukti Cianjur

MENARAnews, Kab. Cianjur (Jawa Barat) – Puluhan mahasiswa gabungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cianjur dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Surya Kencana (Unsur) menggelar aksi unjuk rasa mengkritik pelayanan PDAM Tirta Mukti Cianjur yang dianggap masih kurang dan tidak ada perbaikan pelayanan yang dirasakan masyarakat Cianjur. (04/05/2017).

Aksi tersebut didasari banyaknya keluhan yang datang dari masyarakat terhadap pelayanan air bersih yang diproduksi oleh PERUMDAM / PDAM Tirta Mukti seperti masalah air mati, air keruh, lonjakan tagihan, perubahan golongan tarif, tagihan kadaluarsa, kesalahan administratif, dan denda  merupakan problema klasik yang sering dikeluhkan.

“Air merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia, semua makhluk hidup memerlukan air untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, kebutuhan air sangat vital diantaranya untuk mandi, mencuci masak, melaksanakan kewajiban dan lainnya namun PERUMDAM / PDAM Tirta Mukti belum dapat memenuhi kebutuhan air bersih terhadap konsumen/pelanggannya di Cianjur secara maksimal.”ungkap
Fajrillah Samlawi, Kabid perguruan tinggi kemahasiswaan dan kepemudaan HMI Cianjur, salah satu korlap aksi, dalam orasinya.

Massa aksi menyuarakan beberapa tuntutan yaitu:

1. Perumdam Tirta Mukti Harus di Audit atau dilakukan Pemeriksaan yang  dilakukan oleh kantor akuntan publik secara independen, obyektif, dan profesional berdasarkan standar pemeriksaan, untuk menilai kebenaran, kecermatan, kredibilitas, dan keandalan informasi mengenai pengelolaan dan tanggung jawab Kinerja dan Keuangan PDAM

2. Sebagai bentuk pertanggungjawaban Direksi Atas Permasalahan di Perum Bumi Emas Bhayangkara kami  Meminta untuk mencopot Kepala Cabang Warungkondang atau Direktur Utama Mengundurkan Diri Secara Hormat

3. Meminta Kepada Bupati Cianjur Untuk Mencopot Dewan Pengawas PDAM Karena tidak melaksanakan tugas dan Wewenangnya sebagai Pengawas

4. Menghapuskan Denda atas keterlambatan dibawah 10 Hari karena Hasil dari denda tidak dapat dihitung untuk Laba Perumdam Menurunkan Tarif Dasar Air Yang sangat mahal

5. Secepatnya mengadakan Public Hearing dengan konsumen dan pelanggan PDAM/ Perumdam.

Alhasil, puluhan mahasiswa dikecewakan karena pimpinan atau Dirut PDAM/Perumdam Tirta Mukti Cianjur tidak menemui puluhan mahasiswa yang melaksanakan aksi.

“Apabila tuntutan kami tidak dipenuhi maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi dengan jumlah masa yang lebih banyak lagi. Kita tidak mencari sebab PDAM Bermasalah, Kita Menuntut Pengendali Sistem Yang Harus Bertanggung Jawab”ungkap Muhammad Fajar Firdaus, Ketua HMI Cabang Cianjur.

Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa sebagai masyarakat cianjur yang tidak menerima pelayanan yang baik dari pihak PDAM tirta Mukti kab. Cianjur. (OR)

Comments
Loading...