Puluhan ASN Ikuti Seleksi Lelang Jabatan Tinggi Pratama

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Seleksi lelang jabatan tinggi pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas pada, Senin (29/5/2017), dimulai. Sebanyak 37 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut ambil bagian dalam seleksi lelang jabatan itu.

Adapun jabatan yang dilelang yakni jabatan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Kemudian Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Kepala Dinas Kesehatan (Disnkes), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Seleksi terbuka untuk jabatan tinggi pratama hari itu dipusatkan di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kapuas Jl Pemuda Kuala Kapuas, yaitu untuk uji penulisan makalah.

Dari pantauan Menaranews.com sejumlah ASN Kapuas yang ikut ambil bagian dalam seleksi lelang jabatan itu seperti diantaranya Plt Kadis Kesehatan Kapuas, Apendi, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Septedy, Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Sahfiri.

Kemudian tampak pula Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP), Hj Nor Afiati, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Ilham Anwar, Plt Kepala Satpol PP dan Damkar, Yunabut dan Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Sinaga.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas yang juga selaku ketua tim Pansel, Rianova, mengungkapkan, jumlah peserta yang ikut dalam seleksi terbuka jabatan tinggi pratama dilingkungan Pemkab Kapuas sebanyak 37 orang, namun ada diantara peserta yang ikut melamar pada dua jabatan. “Kalau dua jabatan diikuti, berarti yang bersangkutan dua kali juga ikut tes,” ujarnya.

Nah, setelah uji penulisan makalah, presentasi dan tanya jawab selesai, maka akan dilanjutkan dengan presentasi dan tanya jawab makalah yang ditulis masing-masing peserta. “Sesuai jadwal tanggal 5 Mei pengumuman kelulusannya dan dilanjutkan ke tahap berikutnya yakni asesment yang rencananya dilaksanakan di Polda Kalteng,” terang Rianova.

Setelah asesment  kemudian akan dilanjutkan dengan wawancara akhir. “Setelah proses seleksi selesai nanti Pansel akan melaporkan ke KASN dan juga mengusulkan tiga nama kepada pejabat pembina kepegawaian (Bupati). Tiga nama itu berdasarkan abjad, bukan berdasarkan rengking,” jelasnya.

Rianova menambahkan, proses pengangkatan dalam jabatan memang harus diikuti seperti yang dilaksanakan pihaknya. Dengan ikutnya ASN dalam seleksi terbuka tersebut maka dapat ketahui tingkat komptensinya.

“Artinya kita sudah punya data mereka yang ikut seleksi ada komptensinya. Kita harap bagi yang dilamar dinasnya itu nanti bisa lebih inovatif, karena dari awal dia sudah mempresentasikan programnya,” pungkasnya. (irf)

 Editor: Hidayat

Comments
Loading...