Pertama Di Pandeglang, Kolaborasi Wayang Ajen Dan Wayang Kulit Pesisir

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Seni budaya lokal merupakan salah satu daya tarik untuk menarik wisatawa. Kali ini, di Pantai Karangsari Carita, diselenggarakan pergelaran kolaborasi Wayang Ajen (Golek) dengan Wayang Kulit, sebagai upaya untuk menarik wisatawan dengan tetap menjaga kearifan lokal. Dalam pegelaran tersebut, menampilkan Ki Dalang Wayang Ajen Wawan Gunawan, dan Ki Dalang Rusdi (Wayang Kulit), dengan lakon Palagan di Alengka. (06/05/2017)

Acara ini dihadiri oleh Deputi Bidang PengembanganPemasaran Pariwisata Kemenpar Dra. Esthy Reko Astuti, Asdep Pengembangan Pariwisata H. Mumus Muslim, Kabid Wisata Budaya Wawan Gunawan, Kadis Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati, Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Komisi II Nenti, Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Komisi IV Supriyadi, Asda Ekbang Girgijantoro, Kadis Pariwisata Kabupaten Pandeglang H. Abdul Ghaffar Alhatiri, Kadis PU Tata Ruang, Perumahan Rakyat Sarif Hidayat, Kadisdukcapil TB. Safrudin, Kepala BKD Ali Fahmi Sumanta, Kabag Humas Mustandri, Kabag Umum Bunbun Buntaran, dan Camat Carita Ai Sitinurohmah.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, terima kasih kepada pihak Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata Provinsi yang mensukseskan acara ini. Apalagi, kegiatan ini dapat memberi manfaat besar di dunia pariwisata Pandeglang. Karena Wayang dapat menjadi salah satu media penyuluhan, hiburan, dan promosi.

“Hal itu masih dirasakan sampai saat ini, walapun sekarang sudah berada dalam kemajuan teknologi dan informasi,” katanya.

Lebih lanjut, Irna menegaskan, pagelaran wayang mengajarkan pesan moral dan budi pekerti yang tinggi. “Melalui alur ceritanya, pagelaran wayang dapat memberi pelajaran untuk kita menyaring pengaruh budaya asing. Dan selain itu, kita akan lebih mencintai budaya tanah air bangsa Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan, pagelaran wayang ini merupakan ajang melestarikan Budaya Indonesia sekaligus menjadikan wayang sebagai wisata budaya.

“Kita harus punya komitmen yang serius untuk terus memajukan pariwisata di Indonesia khususnya Pandeglang. Kita bangun komitmen bersama

mulai dari pemerintah, masyarakat, dan swasta”, katanya.

Lakon yang akan dibawakan dalam pegelaran Wayang saat ini, tambah Esthy, menceritakan semangat dan spirit untuk terus bekerja dalam membangun suatu daerah. “Kisah ini sama halnya dengan apa yang di programkan Bapak Presiden Jokowi, yaitu mengajak kita semua untuk terus bekerja”, ungkapnya. (IY)

 

 

Comments
Loading...