Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Puasa, Pemkab Pandeglang Gelar Pasar Tani

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat untuk menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang menggelar Pasar Tani Pandeglang dengan menggandeng beberapa mitra, seperti Bulog, Bank Indonesia, Bank BJB, dan Telkomsel. Setiap kemitraan menyediakan produk unggulan masing-masing diantaranya sayuran segar, bibit tanaman, sembako murah, produk olahan pertanian, produk olahan perikanan, dan aneka beras Pandeglang.

Ratusan warga sangat antusias mendatangi pasar tani yang digelar di sekitar Kantor Perhutani Pandeglang, hal itu dibuktikan dengan pengunjung yang datang silih berganti memadati pasar tani. Bahkan, salah satu pengunjung meminta agar pasar tani diselenggarkan secara rutin setiap bulannya karena sangat membantu ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Untuk masalah harga ada sedikit saja perbedaannya seperti beras, cabai dan telur. Namun, mungkin kemasan lebih menarik dan lebih segar. Tapi ini sangat membantu kami (ibu rumah tangga – pen), kalau bisa sebulan sekali atau per tiga bulan”, ujar salah satu pengunjung, Dewi.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pandeglang mengaku akan menggelar pasar tani sekali dalam sepekan. Namun, saat ini hanya dilakukan satu kali dalam satu bulan sembari melihat antusias masyarakat dan kesiapan penyelenggara.

“Seharusnya kita buat seminggu sekali tapi kami test case dulu satu bulan sekali, tapi kita lihat nanti, nanti kita akan tetapkan tempatnya dimana, sehingga juga tadi terjamin keamanannya, ketertibannya, kebersihannya, sehingga jadi satu pasar yang nyaman, yang juga representatif, masyarakat juga akan lebih bahagia, nyaman, harganya juga lebih terjangkau dan ini harapan dari masyarakat”, jelas Bupati Pandeglang Irna Narulita saat mengunjungi Pasar Tani di Kawasan Wisata Kuliner Perhutani Pandeglang (21/05/2017)

Saat ditanya terkait rasio harga di Pasar Tani dan pasar lainnya, Bupati Irna mengklaim bahwa harga di Pasar Tani lebih murah hingga mencapai selisih tiga ribu rupiah. Selain itu, baik konsumen maupun produsen merasa senang karena dapat dipertemukan dalam suatu kegiatan Pasar Tani yang difasilitasi oleh pemerintah setempat.

“Tadi ada yang beda Rp 3.000 yah, Ketimun disini Rp 3.000, di Pasar Rp 6.000-7.000, begitu juga tadi cabe, bawang, harganya bisa jauh lebih murah Rp 3.000, ini memang harapan mereka (konsumen – pen), dikala harga semakin menjulang tinggi, apalagi di bulan suci ramadan, nah kita bantu dengan kegiatan-kegiatan ini. Dan juga petani td merasa bahagia diberikan tempat, diberikan fasilitas oleh pemerintah khususnya Pandeglang, Pemkab Pandeglang. Untuk mereka (petani – pen) bisa bertemu langsung dengan masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan harga yang lebih murah, juga si petani mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi”, tandas bupati cantik itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga Beras Medium sebesar Rp 5.000/kg, harga Telur Ayam sebesar Rp 23.000/kg, harga Daging Ayam sebesar 35.000/kg, harga Gula Pasir sebesar Rp 12.500/kg, harga Daging Kerbau sebesar Rp 75.000/kg, harga Minyak Goreng sebesar Rp 13.000/liter, harga Bawang Merah sebesar Rp 25.000/kg, harga Bawang Putih sebesar Rp 38.000/kg, harga Jagung sebesar Rp 8.000/kg, harga Cabe Rawit sebesar Rp 50.000/kg, harga Cabe Keriting sebesar Rp 32.000/kg, harga Cabe Merah sebesar Rp 25.000/kg, dan harga Tomat sebesar Rp 5.000/kg. (IY)

 

Comments
Loading...