Pemko Palangka Raya Targetkan Pencapaian PAD 90 Miliar Pada 2017

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kepala Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Palangka Raya, Ikhwanudin, mengatakan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 90 miliar bisa diperoleh bila semua Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) bekerja maksimal.

“Tahun ini kita targetkan sekitar Rp 90 Miliar, kita ambil dari 11 macam pajak sesuai dengan UU nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah. Di sana termasuk 36 pajak retribusi dari 17 SOPD,” jelasnya, Kamis (11/5).

Dia melanjutkan, untuk Memaksimalkan pendapatan, pihaknya akan potensi-potensi yang dianggap mampu memberikan pemasukan besar terhadap penerimaan daerah. Yakni di sektor pajak dan retribusi, tetapi pihaknya mengaku tidak akan mengabaikan sektor-sektor lain seperti walet dan perhotelan.

Meskipun besar target yang direncanakan, namun dari data yang dihimpun dalam triwulan pertama 2017 target sudah banyak tercapai.

“Beberapa SOPD sudah banyak yang mencapai 20 persen PAD. Walaupun banyak juga yang belum mencapai, masih sedikit di bawah angka 20 persen itu,” terangnya.

Dikatakannya, belum kuatnya pencapaian target APBD kota selama ini lebih dikarenakan sistem penganggaran yang belum dilakukan secara maksimal. Sehingga jadi perhatian, bila ada kekurangan anggaran dalam suatu perencanaan.

“Sebenarnya ini bisa dilakukan, asalkan program perencanaan yang ingin dilaksanakan harus jelas sesuai perencanaan pembangunan daerah,” ucapnya.

Untuk memperlancar capaian target ini, katanya, pihaknya mengharapkan perhatian yang sama dari kalangan legislatif, terutama mencermati secara mendalam pembentukan peraturan daerah (Perda) yang berpeluang menjadi penyumbang bagi PAD Kota Palangka Raya.

Dia juga mengatakan ada sedikit yang menjadi hambatan pemenuhan target yaitu adanya beberapa pajak terkait dengan pihak lain. Seperti pajak air dan tanah yang izinnya harus ke Provinsi Kalteng dan harus mendapat rekomendasi dari tim ahli.

“Sama juga dengan pajak barang tambang bukan logam Galian C Semua izinnya berada di tangan pemerintah provinsi,” pungkasnya.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...