Pemkab Kapuas Gelorakan Empat Konsensus Dasar Nasional

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Upaya menggelorakan 4 konsensus dasar nasional dilakukan Pemerintah Kabupaten Kapuas, dengan menggelar kegiatan pendidikan wawasan kebangsaan di Kecamatan Kapuas Kuala, Selasa (9/5/2017).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Kantor Kecamatan Kapuas Kuala itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kapuas H Muhajirin yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Kapuas Drs Rianova, Camat Kapuas Kuala Asy’ari, unsur tripika kecamatan dan Damang Kapuas Kuala Mulyadi.

Wakil Bupati Kapuas H Muhajirin membacakan sambutan tertulis Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat menyampaikan tentang Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 71 tahun 2012 tentang pendidikan wawasan kebangsaan.

“Pedoman pendidikan wawasan Kebangsaan bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai-nilai Kebangsaan guna pemberdayaan dan penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagai bangsa Indonesia sudah selayaknya untuk memahami betul makna wawasan kebangsaan dalam arti yang sebenarnya, yaitu bahwa cara pandang terhadap bangsa yang harus dimaknai sebagai satu kesatuan yang utuh dan tak terpisahkan.

“Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Kapuas berusaha kembali untuk menggelorakan 4 Konsensus Dasar Nasional dalam satu kegiatan yaitu Pendidikan wawasan Kebangsaan,” ucap Muhajirin membacakan sambutan Bupati Kapuas

Ditambahkan, meskipun tantangan yang dihadapi mungkin berbeda tapi semangat untuk membangun dan mengisi kemerdekaan, khususnya di Kabupaten Kapuas tidak boleh luntur oleh pengaruh global.

Sementara itu Kepala Badan Kesbang dan Politik Kabupaten Kapuas Idg Oka Ariawan mengatakan,  kegiatan pendidikan wawasan kebangsaan tersebut diikuti oleh guru-guru Paud dan TK serta guru-guru PPKN yang ada di SD, SLTP dan SLTA/sederajat dalam wilayah Kecamatan Kapuas Kuala.

Adapun tujuannya, untuk mendukung pelaksanaan tugas dan wewenang pemerintah daerah untuk mengembangkan pemantapan wawasan kebangsaan dalam mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai kebangsaan.

Adapun materi dalam kegiatan tersebut diberikan langsung oleh DR Ahmad Ubaedillah dari Jakarta yang membahas mengenai pendidikan wawasan kebangsaan sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 71 tahun 2012 dan modul yang telah diterbitkan oleh kementerian Dalam Negeri RI tahun 2013. (irf)

 Editor: Hidayat

Comments
Loading...