PDDA Gelar Kajian Pemuda di Pulo Kapuk

MENARAnews, Banda Aceh (Aceh) – Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PDDA) melalui Bidang Kaderisasi dan Pemberdayaan Umat menggelar Kajian Rutin Pemuda dengan melakukan Rihlah Akbar Pemuda Dewan Dakwah Aceh di Pulo Kapuk, Lhoknga, Aceh Besar, Senin (1/5).

Kegiatan yang bertemakan “Pemuda Merupakan Generasi Emas Perjuangan Ummat” ini diisi oleh Ustadz Danu Miharja, Lc yang merupakan Da’i kondang di Aceh dan dihadiri puluhan pengurus dan kader PDDA.

Ustadz Danu Miharja, Lc menyampaikan, persatuan umat merupakan pilar kekuatan bangsa dan pemuda adalah dasar dari kekuatan pondasi umat tersebut.

“Hal ini terkadang sering dilupakan dan tidak diperhatikan dalam dunia pergerakan islam,” ujarnya.

Seringnya terjadi benturan pemahaman terhadap pergerakan Islam karena masing-masing pergerakan merasa bahwa kelompok merekalah paling benar dan selain dari kelompok mereka semua salah.

Kemudian dia menambahkan hal yang sering terjadi dalam pergerakan yang ada, disebabkan ashabiyah hizbiyah atau kecintaan berlebihan (fanatik) terhadap kelompoknya dan membuat peluang dakwah itu menjadi kecil.

Maka seharusnya jika ingin persatuan ini tetap terjaga, kuat dan kokoh, tambahnya, maka sikap terbaik kita adalah berusaha legowo, menjaga persatuan dan saling silaturrahmi.

“Pentingnya nilai ukhuwah dalam pergerakan dakwah adalah panduan yang begitu penting bagi kita dalam membangun kekuatan Ukhuwah yaitu sedapat mungkin menjauhi perselisihan dlm menjalankan aktivitas dakwah sebaik mungkin,” pungkas Danu.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Kaderisasi dan Pemberdayaan Umat, Taufiqurrahman, ST mengatakan bahwa tujuan dari Kajian Rutin Pemuda ini adalah ingin menyukseskan para pemuda dalam merangkul berbagai elemen ummat, harapannya para pemuda yg tergabung dalam pemuda Dewan Dakwah Aceh ini bisa menjadi agen perubahan di masa yang akan datang.

Harapannya kita dapat menyatukan perbedaan umat ini dalam bingkai persatuan dan ukhuwah yg indah. Agar kejayaan dakwah islam ini dapat dinikmati dan dirasakan terutama bagi umat muslim khususnya dan bagi manusia berbangsa dan bernegara pada umumnya. (AM)

Comments
Loading...