Operasi Patuh Krakatau Menjaring 92 Pelanggaran Roda Dua dan Empat

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Menjelang bulan suci Ramadhan, Satlantas Polres Tulang Bawang dan Dispenda menggelar Operasi Patuh Krakatau 2017. Razia lalu lintas itu rencananya akan digelar selama 15 hari mulail 10 hingga 25 Mei 2017.

“Rencananya Polres Tulang Bawang, Dispenda Provinsi Lampung dan Dispenda Tubaba, menggelar operasi patuh mulai tanggal 9 Mei. Penekanannya adalah penegakan hukum,” ujar Kapolres Tulang Bawang, AKBP. Agus Wibowo kepada MENARAnews, Rabu (10/5/2017).

Operasi patuh ini ditujukan untuk meningkatkan disiplin anggota polantas serta terwujudnya pelayanan yang bersih dan bebas KKN. Juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib dan patuh hukum di bidang lalu lintas.

Namun ia tidak menjelaskan secara detil pelanggaran apa saja yang menjadi prioritas penegakan hukum pada razia ini. Yang pasti polisi akan melakukan tindakan preemtif dan preventif pada setiap pelanggaran lalu lintas.

“Prinsipnya bahwa pada saat mengendarai kendaraan bermotor harus dalam keadaan wajar. Artinya penuh konsentrasi, tidak boleh melakukan kegiatan yang dapat mempengaruhi konsentrasi berkendara,” tuturnya.

Dari razia tersebut polisi berhasil menjaring 92 pelanggaran pengendara kendaraan roda 2 dan roda 4. Dari jumlah tersebut terdapat 17 pengendara roda 2 non tilang dilakukan pembinaan (Anak Sekolah).

Sedangkan 75 penggaran lainnya ditilang karna tidak membawa kelengkapan dokumen kendaraan seperti, Stnk, Sim Mati, Helm pengendara sepeda motor sesuai dengan Standar Nasional Indonesia Atau Tidak.

Kegiatan yang diikuti oleh 30 personel itu terdiri dari Polti, Dispenda Tubaba dan Dispenda Provinsi Lampung dan kepala UPTB Pendapatan wilayah V (lima) Provinsi Fauzi rusdi.

Kegiatan tersebut digelar itu dimulai dari pukul 06.30 hingga 11.00 Wib, di dua titik lokasi yakni, simpang PU Desa Murni Jaya dan simpang Candra Mukti depan Kantor Samsat Tulangbawang Barat. (JE/RZ)

Comments
Loading...