May Day 2017, Pencabutan PP Nomor 78 Tahun 2015 Masih jadi Tuntutan

MENARAnews, Medan (Sumut) – Unjuk rasa buruh juga terjadi di Tugu Pos, Medan. Buruh yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) itu menyuarakan tuntutan yang sama dengan buruh lainnya.
Pertama adalah soal pencabutan regulasi yang dianggap menindas buruh. Lagi-lagi massa menuntut pemerintahan Jokowi-JK untuk mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.
“Kita turun ke jalan bersatu untuk melawan kebijakan Jokowi-JK yang kita anggap mengabdi pada kepentingan asing,” kata Koordinator FPR Ahmadsyah disela aksi.
Massa juga meminta menteri ketenagakerjaan mencabut sistem pemagangan selama satu tahun untuk pekerja. Yang paling menohok disampaikan Ahmadsyah adalah soal pemberangusan serikat buruh.
Dia meminta negara memberikan perlindungan terhadap buruh yang berorganisasi. Karena itu adalah pengekangan terhadap kaum buruh.
“Sampai hari ini momok PHK kepada buruh yang berorganisasi masih terjadi di Indonesia,” ujarnya.
Selain itu FPR juga menuntut pemerintah memberikan jaminan kepastian kerja. Arti ya perusahaan tidak bisa semena mena melakukan pemecatan sepihak.
Unjuk rasa berlangsung damai dan mendapat oebgawalan ketat kepolisian. Di Kota Medan, unjuk rasa buruh terjadi di beberapa titik. Antara lain di tugu Gatot Subroto, DPRD Sumut dan Tugu Pos. (Yug)
Comments
Loading...