Marak Parkir Liar Di Pasar Pandeglang, Dishub Pandeglang: Kami Tertibkan!

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Maraknya parkir liar di Pasar Badak Kabupaten Pandeglang terkadang membuat arus lalu lintas di depan Pasar Pandeglang tidak lancar. Hal ini dikarenakan hampir setengah bagian jalan digunakan untuk parkir kendaraan terutama motor. Belum lagi, ketika memasuki bulan puasa mendatang, dipastikan jumlah motor yang parkir akan semalin bertambah.

“Menjelang lebaran ini, kita ada operasi pasar kaitan penertiban parkir, lalu lintas supaya tetap berjalan baik karena yakin volume menjelang lebaran dan hari raya ini akan terjadi lonjakan penumpang, ya kemudian lonjakan yang ke pasar. Kita coba penekanan ketertiban di pasar, kita sdh operasikan, kita sudah buat tim, tadi sudah datang juga dari provinsi (Dishub – red), datang untuk mensinkronkan antara provinsi dengan Kabupaten Pandeglang”, terang Kepala Dinas Perhubungan Tata Nanjar usai menerima Kunjungan Bupati Pandeglang Irna Narulita di Kantor Dinas Perhubungan Pandeglang. (18/05/2017)

Tata membeberkan, Dishub Pandeglang telah mengeluarkan ketentuan bahwa motor yang diparkir depan Pasar Pandeglang hanya sebatas 2 saf motor, hanya saja terkadang tukang parkir memperlebar pembatas parkir sehingga motor yang parkir mencapai 3 saf. Akibatnya, kerap terjadi kemacetan.

“Kadangkala yang nakal ini kan biasanya tukang parkir itu sendiri, yang memperlabar barirer (pembatas parkir – pen),itu kan bukan kita, justru mereka ini sendiri supaya pemasukan motornya banyak sampai 3, padahal disitu ketentuannya hanya sampai 2.”, jelasnya.

Dirinya menjelaskan bahwa Dishub Pandeglang sudah berkai kali melakukan penertiban, bahkan kedepannya akan melakukan penertiban lagi. “Saya sudah mulai menertibkan dari 2 hari ini ya, kita tertibkan, saya sudah buat surat tugasnya, ada petugas-petugas untuk mengawasi tukang parkir supaya tidak memindahkan jalur-jalur itu”, tukasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dishub Pandeglang bersinergi dengan pengusaha parkir untuk menggunakan 2 titik kawasan parkir sebagai alternatif. Namun, kedua titik tersebut masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.

“Jalan keluarnya kita coba dengan pengusaha parkir kawasan hanya tinggal lokasinya yang pembangunannya belum selesai, itu kan ada 2 lokasi di pasar 1, kemudian di Matahari yang tidak jadi itu, itu sudah ada izinnya, hanya bangunannya belum selesai. Saya panggil kemarin koordinator pembangunannya, saya tekankan supaya ramadan ini sudah selesai, tapi sekarang sudah berjalan, tinggal sedikit lagi”, harapnya.

Ia mengakui, pihaknya terus melakukan operasi penertiban, hanya saja terkendala dengan kurangnya petugas sehingga operasi dilakukan secara bergantian.

“Jadi tiap hari kita lakukan operasi lah, hanya beda tempat mungkin karena tenaga kita terbatas, SDM (Sumber Daya Manusia – red) kita terbatas karena orang-orangnya kan hanya sekitar 30 anggota anggota, nanti kita sebar, nanti kita insya Allah lah sampai hari Raya Idul Fitri kita tertibkan terus”, tutupnya. (IY).

 

Comments
Loading...