Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Kecam Tindakan Represif Aparat Terhadap Mahasiswa

MENARAnews, Medan (Sumut) – Sejumlah mahasiswa dari berbagai elemen dan kampus mendatangi Kantor Polrestabes Medan, Rabu (3/5/2017)

Massa yang datang berdemontrasi mengecam penangkapan orang yang diduga provokator dalam aksi unjuk rasa memperingati Hari Pendidikan Nasional didepan Kampus USU selasa (2/5/2017) alu.

Menurut Tebeng aktivis mahasiswa mengatakan awalnya aksi berjalan damai, sejumlah mahasiswa berkumpul dan bergandengan tangan. Namun, aksi itu dinodai dengan tindakan provokator  yang dimulai saat massa aksi dilempari dengan batu oleh intel-intel yang menyusup sebagai masyarakat.

“sebenarnya aksi sudah ditutup sekitar pukul 18.20 Wib. aksi kita yang dimulai disimpang kampus sekitar pukul 16.30 Wib, Aksi kami damai bang tapi ada intel yang susupi barisan, malah ada serorang PS setempat sudah mulai mempropokasi massa aksi dengan melempari kami terlebih dahulu. tapi massa aksi tetap terjaga, pukul 18.00 kami kesepakatan untuk menutup aksi karena tidak kondusif lagi untuk melakukan pembacaan statement di simpang kampus.” tegas nya saat setelah aksi didepan polrestabes medan

Selanjutnya tebeng menambahkan penangkapan salah satu massa aksi tidak ada alasan yang jelas

“Kami tidak melakukan provokasi, intel intel itu tiba-tiba ngajak kawan kami untuk bentrok, kawan-kawan yang didepan terpropokasi karena diejek dan intel mempropokasi masyarakat untuk mwnyerang kami. Kawan kami dipukuli dan di tendang sampai kepalanya koyak bg, dan kami menuntut kawan kami dibebaskan, mereka (poltabes) ga punya bukti kawan kami salah, asal main pukul dan bawa aja. “tutup nya.

Saat aksi berlangsung tidak ditemukan titik mediasi dengan kepolisian. Tebeng menyatakan akan berdiakusi dengan BAKUMSU, Kontras dan LBH Medan terkait advokasi korban penangkapan. (Pik)

Comments
Loading...