Kondisi Warga Korban Keracunan Makanan Berangsur Membaik

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) –  Lima puluh dua orang korban keracunan makanan yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas berangsur-angsur membaik.

Bahkan dari 52 korban yang dirawat, sebanyak 48 orang telah pulang ke rumahnya, sedangkan 4 orang masih berada di RSUD Kapuas. “Total pasien yang masuk rumah sakit 52 orang, pulang 48 dan yang masih tertinggal 4 orang di rumah sakit,” kata pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas, Agus Waluyo, Kamis (4/5/2017).

Kasus keracunan makanan yang terjadi di Desa Tajepan Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas pada, Rabu (3/5/2017) kemarin, mendapat perhatian serius Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat. Ia pun mengatakan jika seluruh biaya perawatan korban keracunan digratiskan.

“Untuk biaya perawatan gratis, dan untuk keluarga korban yang menjaga disediakan konsumsi,” katanya saat berada di rumah sakit Kapuas untuk melihat langsung kondisi warganya yang mengalami keracunan, Rabu (3/5/2017) malam.    

Menurut Ben kejadian tersebut dapat dijadikan pelajaran agar kedepan jangan sampai terjadi lagi keracunan. “Yang artinya semua pihak harus berhati-hati dengan jenis makanan terutama yang bersifat bumbu,” ucapnya.

Ia juga memuji gerak cepat semua pihak yang tanggap mengantarkan korban ke Puskesmas dan rumah sakit sehingga tertangani maksimal.

“Kita melihat semua kondisi pasien di rumah sakit ini sudah mulai stabil, mudah-mudahan satu dua hari semua sudah bisa pulang,” ujarnya.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Afendi mengatakan, untuk sample makanan sudah dikirim ke Palangka Raya untuk di cek lebih lanjut.Sementara itu berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas korban keracunan berjumlah sebanyak 139 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 52 orang dirawat di RSUD Kapuas dan selebihnya dirawat di Puskesmas Palingkau dan sebagian lagi telah di pulangkan.

Seratusan orang warga Desa Tajepan, Kecamatan Kapuas Murung diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan yang dihidangkan pada acara tahlilan 100 hari salah satu warga setempat.  

Setelah beberapa jam menyantap makanan yang dihidangkan warga pun mulai merasakan pusing mual dan muntah. Satu persatu warga yang diduga mengalami keracunan langsung di bawa ke Puskesmas Palingkau Kecamatan Kapuas Murung guna mendapatkan perawatan medis dan selanjutnya di rujuk ke RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas dibantu tim gabungan relawan yang terdiri dari Balakar, rumah sakit, Puskesmas, Tagana, kepolisian dan TNI. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...