Kominfo Mukomuko Gelar Workshop Jurnalistik

MENARAnews, Kab. Mukomuko (Bengkulu) – Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menggelar workshop jurnalistik bagi seluruh jurnalis yang ada di Mukomuko. Kegiatan tersebut dibuka oleh sekretaris daerah Syafkani.,Sp (22/5).

Menurut kepala dinas Kominfo dalam sambutannya menerangkan bahwa Workshop tersebut diikuti oleh sebanyak 15 orang jurnalis dan akan dilaksanakan selama dua hari di Aula Bumi Batuah, dengan narasumber yang berasal dari kementerian Kominfo sebanyak dua orang.

“ tema kegiatan workshop ini yaitu dengan pelaksanaan workshop jurnalistik kita ciptakan kontributor penulisan berita pembangunan daerah yang lebih profesional “, terangnya.
Sekretaris daerah, Syafkani.,Sp juga dalam sambutannya turut menyampaikan, Keberadaan wartawan sangat penting sebagai corong pemerintah daerah dalam menyampaikan pembangunan – pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

beberapa hari yang lalu di kabupaten Mukomuko ini sudah terbentuk persatuan wartawan Indonesia dan saat ini seluruh wartawan di Mukomuko sudah memiliki wadah sehingga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan masukan bagi kita semua untuk menjadi lebih baik kedepanya”terangnya.

Dalam sambutannya Syafkani juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Bupati Mukomuko karena pada saat ini Bupati Mukomuko Choirul Huda dalam perjalanan dinas luar.

”Melalui kegiatan ini upaya memperkokoh jalinan kemitraan dalam kerangka media relation akan membawa manfaat penting bagi peningkatan profesionalisme pers dan praktisi media dalam meliput dan menyajikan informasi pembangunan serta publikasi program –program pembangunan di Kabupaten Mukomuko”, paparnya.

Syafkani juga menyampaikan bahwa adanya jurnalis ini memberikan dampak positif bagi keberlangsungan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten Mukomuko.

“bidang jurnalistik ini memiliki peranan penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya baik melalui press release (berita) cetak, elektronik dan online maupun berbagai sarana/media sosialisasi lainnya.”, terang Syafkani. (AL)

 

Comments
Loading...