Kesadaran Legalitas Ormas di Palangka Raya Mulai Meningkat

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kesadaran Organisasi Masyarakat (Ormas) tentang legalitas organisasinya di Kota Palangka Raya terus meningkat, itu semua terlihat dari data pendaftaran ormas yang tercatat di Kesbangpol Palangka Raya.

Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palangka Raya, Drs. H. Mahlani mengatakan kenaikan terbesar berada pada tahun 2016, Saat itu kenaikan tercatat mencapai 508 persen, dari 26 ormas melejit sampai 151 ormas.

“Data itu dihimpun dari seluruh Ormas mencakup LSM, yayasan, sampai paguyuban,” terang Mahlani saat dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (31/5).

Sedangkan, lanjutnya, untuk 2017 data yang terekap baru sampai Bulan April, yang berjumlah 23 Ormas. Pasalnya untuk memasukkan data bulan Mei harus menunggu akhir bulan.

“Kemerdekaan berorganisasi pun sudah terjamin melalui UUD 1945. Warga Indonesia dijamin kemerdekaan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat serta memajukan dirinya,” jelasnya.

Bebernya lagi, namun hal ini dilakukan adalah untuk tujuan memperjuangkan haknya secara individu ataupun kolektif  untuk membangun masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai perwujudan Hak Asasi Manusia.

“Semuanya dibahas mendalam di Pasal 28 J ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” tukasnya.

Tetapi, katanya, di samping itu ormas harus memenuhi berbagai syarat, seperti harus menjaga moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam masyarakat yang demokratis. Selain itu, ormas juga wajib mendaftarkan diri ke Kesbangpol untuk legalitas.

“Untuk itu, ormas yang masih belum mendaftarkan diri. Kami mohon untuk segera merapat ke sini mengambil formulir dan menjadi ormas yang benar-benar legal,” sebut dia.

Melalui lengkapnya data Ormas, pihak Kesbangpol nantinya juga akan lebih mudah dalam melakukan pengawasan. Memantau aktifitas dan aksi nyata ormas tersebut di masyarakat secara luas.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...