Kendala Dermaga Tanah Ampo Kabupaten Karangasem Bali

MENARAnews, Kota Denpasar (Bali) – Keberadaan Dermaga Tanah Ampo Kabupaten Karangasem merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Pusat dan harapannya sebentar lagi dapat memindahkan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dari Padang Bai, sehingga KSOP bisa bergerak lebih cepat. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Gusti Agung Ngurah Sudarsana di ruang kerjanya Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Bali (8/5/17).

“Kendala dermaga tersebut tidak bisa menerima Kapal Cruise yang panjangnya lebih dari 155 meter, sehingga sangat selektif kapal yang diterima cara untuk mengantisipasi adalah dengan sistem break water dimana Kapal besar berhenti sedikit jauh dari dermaga dan para penumpang akan diangkut dengan re-porter dimana diangkut menggunakan skoci-skoci menuju dermaga,” jelas Kadis Perhubungan.

Pihaknya juga menyampaikan mengenai keterkaitan anggaran untuk break water pihaknya tidak mengetahui dan kemungkinan kedepannya dermaga tersebut tidak dapat direnovasi agar Kapal Cruise bisa bersandar lebih dekat karena terdapat palung di wilayah tersebut, namun selanjutnya terserah kebijakan pusat.

Perlu diketahui, sampai saat ini belum ada rencana kapan dermaga tersebut dioperasionalisasikan, namun terdapat pegawai yang ditempatkan disana untuk pemeliharaan dermaga dan terdapat diesel jika diperlukan sewaktu-waktu dengan solar yang diangkut dari provinsi. Terkait KSOP akan meminjam dermaga tersebut, maka pihak Dishub Provinsi langkah terdekat akan menyelesaikan perijinan dan administrasi barangnya agar tidak bermasalah nantinya. (NN)

Editor: N. Arditya

Comments
Loading...