Kasus Tunda Masuki Babak Baru, Kejari Pandeglang Limpahkan Berkas Perkara Ke Pengadilan Tipikor

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang telah melimpahkan berkas perkara korupsi dana Tunjangan Daerah (Tunda) dilingkungan Dinas Pendidikan (Dindikbud) ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang dengan tersangka Tata Sopandi. Pelimpahan itu dilakukan setelah Kejari mengeluarkan Surat Pelimpahan perkara nomor B-1009/0.6.12/Ft 1/05/17 tanggal 19 Mei 2017.

Kasi Pidsus Kejari Pandeglang, Feza Reza membenarkan, kalau berkas tersangka Tata Sopandi telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Serang sejak tanggal 22 Mei kemarin.

“Ya pada hari Senin tanggal 22 Mei 2017 untuk tersangka Tata Sopandi telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Serang. Selanjutnya Penuntut Umun Kejari Pandeglang tinggal menunggu penetapan hakim tentang waktu sidang,” ujar Feza, Rabu (24/5/2017).

Saat ini Kejari Pandeglang tengah menungu penetapan sidang pertama kasus korupsi Tunda dari Pengadilan Tipikor. Sehingga Kejari belum memgetahui jadwal pasti sidang perdana dari kasus yang merugikan negara belasan miliar tersebut.

Adapun yang bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Pandeglang yakni Feza Reza dan Ucup Supriyatna. Dan dalam sidang perdana nanti, JPU akan menghadirkan 26 saksi yang akan memberikan kesaksian terkait kasus Tunda, serta akan menghadirkan juga Saksi Ahli. Feza menambahkan, Kejari akan melihat fakta-fakta yang terjadi di persidangan. Dari situ, tersangka baru bisa didakwa dengan pasal yang sesuai dengan ketetapan hukum.

“Kami mengajukan beberapa bukti-bukti untuk diajukan alat bukti ke persidangan, antara lain saksi-saksi sekitar 26 saksi dan saksi ahli. Ya inikan masih dalam tahap persidangan kita akan lihat fakta-fakta di persidangan, apakah nanti tersangka ini terbuktinya pasal yang kita dakwakan pasal yang mana,” tutupnya.

Diketahui, pekan lalu (16/5/2017), Kejari Pandeglang resmi menahan seorang tersangka kasus korupsi dana Tunjangan Daerah (Tunda) dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindukbud) Pandeglang tahun 2012-2015 atas nama Tata Sopandi. Penahanan terhadap mantan Bendahara Dindikbud tahun 2011 itu akan dilakukan di Rutan Kelas IIB Pandeglang.

Penahanan dimaksudkan untuk mempermudah proses persidangan. Sementara kerugian negara yang baru dihitung akibat kasus tersebut, mencapai Rp 11.9 miliar. (Kr)

 

Editor: Irdan

Comments
Loading...