Kasat Pol PP : Ramadhan, Tempat Hiburan Malam Wajib Tutup

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Menjelang bulan suci Ramadhan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sujatmiko menghimbau, pemilik usaha hiburan malam ditutup. Misalnya, seperti tempat karaoke, prostitusi dan cafe-cafe. Himbauan ini tidak lain, untuk menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Kasat Pol PP mengatakan, pihaknya sengaja melakukan penutupan sementara tempat-tempat hiburan termasuk panti pijat, karoke, cafe, dan tempat hiburan malam lainnya. Tujuan tidak lain untuk menciptakan kenyamanan dan menciptakan situasi kondusif menjelang dan selama bulan Ramadhan.

“Kami akan memberikan surat himbauan kepada sejumlah tempat hiburan, prostitusi dan panti pijat. Selain itu usaha rumah makan dan restauran agar menghormati bulan Ramadhan tidak buka disiang hari,” kata Sujatmiko, kepada MENARAnews, Rabu (17/5/2017).

Sementara untuk usaha hiburan malam kata Kasat, diharapkan untuk dapat menutup selama  bulan Ramadhan.”Kami akan melakukan pemantauan secara langsung, jika ada yang melanggar akan kita berikan sanksi tegas,” tegasnya.

Ditambahkan Sujatmiko, dari pendataan pihaknya, saat ini di “Bumi Ragem Say Mangi Waway” terdapat beberapa tempat usaha cafe, beberapa titik pangkalan PSK (prostitusi) dan usaha tempat hiburan berupa karaoke.

Selain itu ia juga menghimbau bagi pemilik usaha perjudian seperti biliard agar usaha tersebut bisa dihentikan selama bulan suci Ramadhan. “Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk menggelar razia Cipta Kondisi menjelang bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Sasaran dari giat Cipta kondisi ini katanya, akan merazia peredaran miras, penjualan petasan, tempat-tempat penginapan yang terdeteksi ada kegiatan esek-esek, salon, panti pijat dan karoke. “Khusus tempat huburan malam apapun namanya dan jenisnya kita himbau agar segera di tutup selama bulan suci ramadhan,” tukasnya, bagi yang melanggar akan mendafatkan sanksi tegas sesuai Peraturan yang berlaku. (JE/RZ)

Comments
Loading...