Jelang Ramadhan, Disperindag Palangka Siapkan Operasi Pasar

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Menjelang Bulan Suci Ramadhan, sudah pasti Harga bahan pokok akan mengalami lonjakan, namun untuk mencegah pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Palangka Raya sudah menyiapkan oprasi pasar guna mengimbangi harga pasaran.

Kepala Disperindag Kota Palangka Raya, Aratuni D Djaban, saat ini semua harga kebutuhan masih normal, namun untuk mengatisipasi lonjakan jelang Ramadhan, pihaknya sudah menyiapkan operasi pasar.

“Walaupun saat ini harga kebutuhan pokok masih stabil. Kita sudah menyiapkan langkah langkah untuk menekan inflasi menjelang ramadhan, melalui operasi pasar,” terangnya, Jumat (05/05).

Lanjutnya, bahan pokok yang nantinya disediakan seperti cabe rawit, daging ayam, bawang merah dan telur. Bahkan stok dan suplai bahan pokok akan terus dijaga, khususnya untuk kota Palangka Raya.

“Kita lakukan dua kali, pertama beberapa hari menjelang Ramadhan dan selanjutnya yang kedua akan dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.

Dikatakannya, dalam waktu dekat pihaknya akan mengikuti rapat Capasity Building bersama se-Kalteng untuk membahas langkah-langkah menekan inflasi di bulan Ramadhan mendatang.

“Bahkan pada tanggal 2 mei lalu, kami sudah melakukan rapat bersama tim ahli untuk mendata semua barang yang akan inflasi,” tegasnya.

Bahkan untuk antisipasi, pihaknya juga sudah melakukan penanamaan komoditas Cabai Rawit yang dimulai dengan 700 bibit yang dilakukan oleh ibu-ibu PKK Kota Palangka Raya di kawasan Bangas Permai pada Februari lalu. Selain itu, juga sudah ditanam 750 bibit oleh kelompok Pramuka. “Kemudian sekitar 36.000 bibit juga akan menyusul untuk ditanam,” sebut dia.

Sedangkan untuk kebutuhan daging pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP). Meminta untuk mencukupi pasokan daging baik ayam, maupun sapi.

“Sedangkan untuk bawang merah sendiri, juga sudah diamankan pihak DPKP dengan penyediaan dan pengembangan tanaman bawang sebanyak 40 hektar,” jelasnya.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...