Ini Kontribusi Kemensos Untuk Lepaskan Pandeglang Dari Predikat Tertinggal

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan di seluruh Indonesia terus digencarkan. Hal itu dibuktikan dengan adanya Program Keluarga Harapan atau PKH yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial.

Dalam rangka memantau penyaluran Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan atau PKH, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pandeglang. (27/05/2017)

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah menjelaskan kontribusi dari kementerian yang dipimpinnya, untuk melepaskan Pandeglang dari predikat daerah tertinggal.

“Saya pada posisi melaksanakan tugas dan fungsi Kemensos, nah biasanya kita menyiapkan format kalau sudah siap mandiri, kita menyerahkannya juga ke kementrian desa dan itu juga sdh kita lakukan gitu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya hanya berkoordinasi dengan kementerian terkait, bukan sebagai eksekutor untuk menentukan daerah tertinggal. “Jadi kalau misalnya daerah itu tertinggal lalu apa sih kualifikasi yang menjadikan predikat itu terdelete (dihapus – pen), kan itu kualifikasi, itu yang menentukan Kementrian Desa, dan pembangunan daerah tertinggal bukan wilayah Kemensos”, pungkasnya.

Khofifah menuturkan, jika rakyat Pandeglang sudah sejahtera dan mandiri, hal itu dapat dipastikan akan membuat predikat tertinggal yang selama ini diemban oleh Pandeglang dapat dilepaskan.

“Nah kalau misalnya sudah makin banyak rakyatnya sejahtera dan mandiri, pasti ini akan memaksimalkan identitas tertinggal itu bisa terdelete gitu”, beber salah satu Menteri Perempuan di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. (IY)

 

 

Comments
Loading...