Gugatan Ke Gubernur Kalteng Masih Melengkapi Berkas

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Sidang gugatan terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) non job yang disampaikan oleh pihak penggugat Dagut H.Djunas bersama kuasa hukumnya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Palangka Raya kembali berlanjut, Selasa (02/05).

Meski sudah berjalan tiga minggu lamanya sejak bergas gugatan terhadap Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Gubernur Kalteng beberapa waktu lalu, sampai dengan saat ini proses sidang masih dalam tahapan pelengkapan dokumen berkas gugatan.

Kendati demikian Dagut tetap melanjutkan perkara gugatan sampai dengan proses persidangan gugatan dilaksanakan secara terbuka. Bahkan pihaknya pun sudah menyerahkan sejumlah bukti-bukti baru.

“Pejabat yang dinonjobkan ini adalah rata-rata pejabat yang berpendidikan dan berprestasi baik,” jelas Dagut.

Sampai dengan sekarang ini, dirinya menyesalkan, ada proses penonjoban ia bersama sejumlah pejabat lainnya, Ditemui pada beberapa berkas dan dokumen, penonjoban tidak melelalui disposisi atau pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Provinsi Kalteng.

Bahkan menurutnya, Pj Sekda, Asisten dan Kabiro Hukum juga tampak tidak menandatangani dokumen atau berkas yang dimaksud.

Disisi lain, Kuasa Hukum dari Biro Hukum provinsi Kalteng, Anita Tristya Wenni ketika diwawancarai menyampaikan, sidang hari ini lebih pada uji berkas gugatan dan masih belum memasuki sidang terbuka.

“Gugatan yang diajukan masih dinilai masih kurang tajam, arah gugatannya masih kurang jelas dan mesti hal itu harus dilengkapi, dan kami hanya menunggu saja,” ujar Anita.

Terkait maraknya pemberitaan penonjoban pejabat di berbagai media masa, Anita menyampaikan, pihak Pemerintah tidak berkomentar banyak, hanya menunggu perkara gugatan di PTUN Palangka Raya yang diajukan oleh sejumlah pejabat non job masuk ke persidangan selanjutnya.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...