Diskusi Buku “Membongkar Proyek Khilafah Ala HTI” di Jakarta

Menaranews, Jakarta — Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menimbulkan berbagai pro dan kontra dari berbagai kalangan. Perdebatan ini menimbulkan gelombang yang membuat masyarakat awam bingung dan menentukan dimana mereka akan berpihak.

Menangapi pro kontra tersebut, Madjid Politika telah menggelar Diskusi Buku yang berjudul “Membongkar Proyek Khilafah ala HTI” bertempat di Meeting Room D’Hotel,  Jl. Sultan Agung 9, Jaksel. (30/5).

Madjid Politika mengundang pembicara yang tidak diragukan lagi yakni DR. Ainur Rafik Al Amin dan Novriantoni Kahar serta dimoderatori oleh Septa Dinata AS.

Dalam pembahasannya DR Ainur Rafik Al Amin sekaligus penulis buku menjelaskan bahwa proyek yang dilakukan HTI adalah memasarkan sistem Khilafah di Indonesia dengan diawali melakukan kaderisasi terhadap Muslim yang awam. Sehingga mereka dapat menerima pemahaman yang diberikan oleh HTI.

Hal ini dibenarkan oleh penjelasan dari Novriantoni Kahar yang menjelaskan, “HTI ini adalah sebuah partai yang sedang menyamar menjadi Ormas. Sehingga mereka bebas melakukan kaderisasi di Kampus dengan sasaran Mahasiswa karena idealismenya masih tinggi. Dengan pengkaderan ini, mereka mengharapkan dapat memasarkan sistem Khilafah kepada Mahasiswa lainnya maupun orang-orang disekitarnya.”

Dalam akhir diskusi buku, DR Ainur Rafik Al Amin yang juga merupakan mantan HTI menyarankan bahwa sistem Khilafah tidak sesuai diterapkan di Indonesia. Oleh karena itu, supaya para Kader HTI yang tersebar diberbagai daerah untuk menggunakan semangat pergerakannya untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.
(amr)

Comments
Loading...