Disdukcapil Palangka Raya Tawarkan Inovasi ‘Tamat’

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya bakal melakukan terobosan baru, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendataan pencatatan kependudukan.

“Jadi bukan hanya E-KTP, akta kelahiran atau akta pernikahan saja yang dinilai penting, namun perlunya masyarakat memahami pentingnya sebuah akta kematian, manakala ada diantara anggota keluarganya yang sudah meninggal dunia,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya, Zulhikmah Rafieq, Kamis (18/5).

Mengacu dari hal tersebut di atas, maka kata Zulhikmah, pihaknya ingin mencanangkan sebuah program yang dinamakan sadar akta kematian atau “Tamat.” Program dimaksud bakal dikerjasamakan dengan pihak  rumah sakit yang ada di Kota Palangka Raya

“Ini bagian dari inovasi, yang bertujuan mengajak masyarakat lebih sadar akan pentingnya keteraturan data penduduk.Termasuk data yang berhubungan dengan kematian. Makanya kami akan melakukan penjajakan ke rumah sakit untuk malakukan kerjasama,” terangnya.

Dikatakan, sebagai implementasi dari program itu nantinya, maka Disdukcapil akan mendirikan gerai pelayanan, untuk memudahkan masyarakat dalam malakukan pengurusan akta kematian. Program tamat itu sendiri dirasa akan lebih praktis jika dikerjasamakan langsung dengan bagian kamar mayat maupun dikerjasamakan  di bagian  persalinan rumah sakit. Dimana proses akan cepat, bagian ini lah yang akan menginformasikan ketika ada warga yang meninggal ataupun ketika ada warga yang melahirkan anak.

“Melalui informasi itu, kita akan langsung membuatkan akta kematian dan akta kelahiran.Tetapi dengan syarat, mereka yang meninggal ataupun melahirkan merupakan warga Kota Palangka Raya,”terangnya.

Disebutkan inovasi tamat dalam pengaplikasiannya, akan dapat dilihat atau dirasakan pentingnya program tersebut oleh masyarakat di pertengahan tahun ini ataupun tahun depan.

“Mang ini baru sebuah perencanaan. Maka itu perlu penjajakan serta dibahas bersama dengan pihak rumah sakit. Terpenting lagi adalah kesiapan anggaran yang rencananya akan diusulkan pada APBD perubahan,” tutup Zulhikmah.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...