Dewan Desak Pemko Prioritaskan Pembangunan Infarstruktur

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Masih banyaknya kondisi infrastruktur jalan yang rusak serta belum memadai untuk dilalui masyarakat, mendapat perhatian serius dari kalangan anggota DPRD Kota Palangka Raya.

Seperti yang diutarakan anggota Komisi B DPRD kota setempat, Sugianor yang mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk lebih memprioritaskan kondisi jalan yang rusak bahkan tidak dapat berfungsi sebagai sebuah jalan.

“Pembangunan infrastruktur jalan yang baik, tentu sangat diharapkan masyarakat yang memang memerlukan keberadaan sebuah jalan untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Dikatakan, kalau infrastruktur jalan sudah baik ataupun terhitung bisa dilalui secara layak, maka akan sangat membantu masyarakat dalam banyak hal.

“Keberadaan sebuah jalan tentu begitu berarti. Dimana biaya perjalanan akan berkurang. Di sisi lain adanya jalan tentu menjadi urat nadi dari pembangunan ekonomi. Setidaknya akan mempengaruhi struktur harga komoditas yang nilainya wajar dan terjangkau,” terang Sugianor, Jumat (26/5).

Lebih lanjut politikus PKB Kota Palangka Raya ini mengatakan pihaknya, khususnya komisi B, begitu sering menerima keluhan dari masyarakat yang kecewa dengan kondisi jalan dikawasan lingkungan mereka berada belum dilakukan pembangunanmya secara mulus.

“Jalan yang semestinya mudah dilalui, ternyata masih sulit untuk digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Keluhan itu beragam, baik yang menyoal belum adanya perbaikan kerusakan jalan, entah itu kondisi rusak ringan maupun rusak parah.Selaku wakil rakyat, tentu kami berharap ada skala prioritas untuk pembangunan infrastruktur jalan ini,” tuturnya.

Sugianor mencontohkan infrastruktur di daerah pinggiran seperti daerah Pahandut Seberang, daerah Petuk Katimpun dan lainnya. Dimana sejak lama masyarakat di tempat itu sangat mengharapkan infrastruktur jalan dapat berjalan baik.

“Ini wajar bila pemikiran roti pembangunan itu harus dirsakan secara merata. Terlebih semuanya warga Palangka Raya,” tandasnya.

Disisi lain lanjut dia, selama ini kalangan legislatif sadar betul bahwa anggaran APBD Kota Palangka Raya masih terbilang kecil untuk ukuran pembangunan daerah agar lebih pesat. Pun demikianm anggaran yang minim tersebut dimaksimalkan penggunaannya kepada aspek pembangunan dengan skala prioritas dan mendesak.

“Kami sadar akan minimnya besaran APBD kita selama ini. Tapi sepanjang bisa dimaksimalkan dengan lebih menempatkan kepada kepentingan hajat hidup orang banyak, tentu penggunaannya menjadi tepat sasaran,” pungkasnya.(AF)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...